BANTAN (RIAUSKY.COM)- Jumlah mayat yang ditemukan terapung di perairan Pambang Pesisir, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis kembali bertambah, Jumat (30/11/2018) siang.
Nelayan yang sedang melaut melaporkan kembali menemukan satu mayat dengan kondisi tanpa kepala terapung masih di sekitaran lokasi penemuan tiga mayat sehari sebelumnya.
Paur Humas Polres Bengkalis, Ipda Kasmandar Subekti membenarkan penemuan satu mayat baru dan saat ini sudah dilakukan evakuasi korban ke RSUD Bengkalis.
Dikatakan saat ditemukan, kondisi mayat tersebut sudah rusak, sama persis dengan mayat sebelumnya. Bahkan, pada mayat yang ditemukan hari ini, kepalanya sudah putus dan badannya sudah mulai rusak.
Saat ditemukan, kondisi mayat terlungkup dengan. Jenazah mengenakan baju warna merah dan celana hitam.
Namun begitu, pihaknya belum mengetahui apa motif dari mayat-mayat yang ditemukan tersebut. Apakah memiliki keterkaitan satu sama lain atau tidak.
''Kita masih identifikasi,'' ungkap Subekti.
Penemuan mayat keempat di perairan yang berbatasan dengan Selat Malaka hari ini pertama sekali diketahui nelayan bernama Along dan Yanto, Pambang Pesisir.
Keduanya sedang melempar jala, namun saat menjala mereka melihat ada sosok benda terapung. Saat didekati ternyata tubuh manusia.
Penemuan tersebut langsung dilaporkan kepada Kepala Desa Pambang Pesisir.
''Mayat yang ditemukan itu berjenis kelamin perempuan,'' ungkap Kades, Pasla.
Kapolsek Bantan AKP Johari menyebutkan, mayat tersebut ditarik ke darat menggunakan Speedboat Satpolair Polres Bengkalis, kemudian langsung dibawa ke RSUD Bengkalis untuk dilakukan visum.
Hingga hari ini, setidaknya, sudah ada 4 mayat yang ditemukan warga terapung di perairan Pambang Pesisir. Dua diantaranya perempuan, dua lainnya laki-laki.
Dari empat orang ini, seorangh diantaranya teridentifikasi bernama Ujang Chaniago (48), beralamatkan di Lubuk Nyiur dusun Koto Mudik kecamatan Batang Kapas Kabupaten Pesisir Sumatera Barat. (R12)