Ditreskrimsus Polda Lampung Selidiki Motif Pelaku Penyebar Ujaran Kebencian Laran Donasi Kalainda

Jumat, 28 Desember 2018 | 06:11:24 WIB
Pasangan sejoli yang berada dalamvideoujarankebencian larang donasi untuk kalianda.

BANDAR LAMPUNG (RIAUSKY.COM)- Heboh, beredar rekaman live Instagram dengan durasi 36 detik, yang diduga melontarkan ujaran kebencian terhadap peristiwa tsunami di Lampung selatan, khusunya Kalianda.

Video tersebut merupakan live Instagram dari akun "kelvinyudatama", dimana saat live, terlihat pemandangan sekitar seperti berada di jalan Dr Susilo, dekat kantor Pemkot Bandar Lampung, di sekitar komplek masjid Al-Furqon, namun belum diketahui persis kapan video tersebut dibuat.

Dari video tersebut juga terlihat dua orang yang berada di dalam mobil, yakni pria dan wanita yang berada di dalam mobil.

Dalam video tersebut sang pria yang menggunakan kemeja berwarna hijau, sempat mengeluarkan ucapan, yakni.

"Donasi Peduli Kalianda, gw enggak mau, pokoknya Kalianda harus kena tsunami semua, woi Kawan-kawan, jangan pernah donasi di Kalianda ya, biarin aja dia orang rata," kata pria dalam video tersebut dengan nada keras.

Terpisah, Pejabat Sementara Kasubdit II Tindak Pidana dan Perbankan dan Cybercrime Ditreskrimsus Polda Lampung Kompol I Ketut Suryana mengatakan, pihaknya telah melakukan penyelidikan terkait dugaan ujaran kebencian, dari video yang viral tersebut.

"Informasi sudah masuk mas, sedang kita Lidik," singkat Ketut.

BANDAR LAMPUNG (RIAUSKY.COM)- Heboh, beredar rekaman live Instagram dengan durasi 36 detik, yang diduga melontarkan ujaran kebencian terhadap peristiwa tsunami di Lampung selatan, khusunya Kalianda.

Video tersebut merupakan live Instagram dari akun "kelvinyudatama", dimana saat live, terlihat pemandangan sekitar seperti berada di jalan Dr Susilo, dekat kantor Pemkot Bandar Lampung, di sekitar komplek masjid Al-Furqon, namun belum diketahui persis kapan video tersebut dibuat.

Dari video tersebut juga terlihat dua orang yang berada di dalam mobil, yakni pria dan wanita yang berada di dalam mobil.

Dalam video tersebut sang pria yang menggunakan kemeja berwarna hijau, sempat mengeluarkan ucapan, yakni.

"Donasi Peduli Kalianda, gw enggak mau, pokoknya Kalianda harus kena tsunami semua, woi Kawan-kawan, jangan pernah donasi di Kalianda ya, biarin aja dia orang rata," kata pria dalam video tersebut dengan nada keras.

Terpisah, Pejabat Sementara Kasubdit II Tindak Pidana dan Perbankan dan Cybercrime Ditreskrimsus Polda Lampung Kompol I Ketut Suryana mengatakan, pihaknya telah melakukan penyelidikan terkait dugaan ujaran kebencian, dari video yang viral tersebut.

"Informasi sudah masuk mas, sedang kita Lidik," singkat Ketut.(R04)

 

Sumber: Lampost.co

 

 

Terkini