Dilarang Mancing, Dua Bocah Kakak Beradik Ditemukan Tewas di Sungai Kukok

Rabu, 09 Januari 2019 | 06:07:39 WIB
Suasana warga melayat di rumah keluarga korban.foto: Kuansing terkini

TELUKKUANTAN (RIAUSKY.COM)- Dua orang bocah, masing-masing Adi Putra (9) dan adiknya Febrian Kopani (7),  ditemukan tewas tenggelam di Sungai Kukok PT Duta Palma Nusantara di Benai.

Kakak beradik ini dilaporkan meninggal dunia setelah terjatuh ke dalam sungai saat memancing ikan di wilayah tersebut. 

Informasi tentang dua bocah terjatuh dan meninggal di Sungai Kukok tersebut diketahui setelah warga melapor kepada orang tua korban, Nimbrot Panggabean, yang tengah berada di rumah.

''Orang tua korban tidak tahu kalau kedua anaknya itu pergi ke sungai guna memancing. Beliau sempat mencari, tapi tak ketemu, lantas ada warga yang memberi tahukan ke rumah, anaknya tenggelam,'' ungkap Kapolres Kuansing, AKBP Muhammad Mustofah, Sik melalui Kasubag Humas AKP Kadarusmansyah kepada wartawan, Selasa (8/1/2019) siang.

Sebelumnya kata Kadarusan, pada pukul 15.00 WIB saat orang tua korban pulang dari tempat kerja, dan orang tua korban memanggil anaknya Febrian Kopani dan melarang untuk tidak pergi memancing.

Namun, ternyata tanpa sepengetahuan orang tuanya, Febrian ini mengajak abangnya Prastian pergi memancing.

"Kemudian sekira pukul 17.00 WIB pas orang tuanya nyuci piring dia dipanggil warga dan beri tahu bahwa anaknya tenggelam di Sungai Kukok," jelas Kadarus.

Lalu kata Kadarus, orang tuanya ini pergi ke TKP dan terjun ke Sungai melakukan pencarian dan dibantu karyawan. Kemudian pada pukul 18.00 WIB kedua anak korban baru ditemukan dalam keadaan meninggal.

Orang tua kedua korban yang masih duduk di bangku sekolah dasar ini  terlihat sangat terpukul dengan peristiwa ini. Apalagi, sebelumnya, keduanya sempat dilarang untuk pergi memancing ke sungai.(R15)

Terkini