Sudjiwo Tedjo: Dalam 'Rocky Gerung' Ada Unsur Rok dan Rung, Rok Sudah Diganti. Mudah-mudahan Rung yaitu Sarung Tidak Diganti

Selasa, 30 Juli 2019 | 01:44:08 WIB

RIAUSKY.COM - Budayawan Sudjiwo Tedjo berkelakar mengenai rok Anggota Paskibraka Putri 2019 yang akan diganti dengan celana panjang oleh Kementerian Pemuda dan Olah Raga.

Meski tak spesifik membahas polemik kostum Paskibraka, namun cuitan dalang itu berhasil menarik perhatian para netizen.

Melalui cuitannya di Twitter, Sudjiwo membedah nama seorang pengamat politik Rocky Gerung yang menurutnya mengandung dua unsur yaitu Rok dan Rung. Setelah Rok diganti, ia berharap Rung, yang berarti sarung tetap bisa ia kenakan.

"Di dalam Rocky Gerung terdapat unsur Rok dan Rung. Rok sudah diganti. Mudah-mudahan Rung yaitu Sarung tidak diganti," ujar Sudjiwo melalui akun Twitter @sudjiwotedjo, Senin (29/7).

Ia kemudian melanjutkan kelakarnya tersebut dengan menyindir Wakil Presiden terpilih Ma'ruf Amin yang biasa mengenakan sarung. Pun demikian juga dengan dirinya sendiri, yang sudah terbiasa menggunakan sarung.

"Gawat kalau aku harus pakai celana panjang kemana-mana. Begitu juga Kyai Ma’ruf," ujar Sudjiwo,

Seorang netizen dengan akun @Gis_A_Man_Djiwo membalas kelakar Sudjiwo dengan candaan pula. "sing penting sempakan mbah (yang penting pakai celana dalam mbah) heheu," tulisnya.

Akun lainnya, @kitting_28 juga membalas cuitan Sudjiwo dengan candaan "ooh, rung itu sarung to mbah, kirain burung..Burung dalam rok," katanya.

Seperti diketahui, Kementerian Pemuda dan Olahraga akan mengganti penggunaan rok dengan celana panjang bagi anggota putri Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Nasional tahun 2019.

"Kebijakan baru ini adalah bagian mekanisme penyeragaman. Selama ini, anggota putri Paskibraka pakai rok, lalu ditarik dengan kaus kaki. Tapi tahun ini kita gunakan celana panjang," kata Deputi Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga Asrorun Ni'am Sholeh di Jakarta.

Asrorun mengatakan penggunaan rok bisa jadi sesuatu yang simpel bagi anggota Paskibraka saat bertugas mengibarkan bendera di Istana Negara, namun pakaian jenis tersebut dianggap menyulitkan gerakan saat baris berbaris. (R02)

Sumber: Akurat.co

Terkini