Sudah Tak Sehat, 13.627 Warga Riau Terpapar ISPA Akibat Kabut Asap

Senin, 05 Agustus 2019 | 17:48:59 WIB
Petugas Dinas Perhubungan menggunakan masker saat menjalankan tugas di Pekanbaru.

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Kebakaran hutan dan lahan di Riau berimplikasi langsung pada kesehatan masyarakat.

Tercatat tak kurang dari 13.627 warga dilaporkan terpapar Dampak kabut asap dari kebakaran lahan yang terjadi sejak beberapa hari belakangan ini mulai mengancam kesehatan warga Riau.

Sejumlah warga mulai menderita penyakit saluran pernapasan akut (ISPA).

Terhitung hampir sepekan terakhir, kabut asap bukan saja memenuhi ruang udara sejumlah wilayah di Riau, namun juga mengganggu banyaka aktivitas publik. 

Dinas Kesehatan Provinsi Riau, tidak kurang dari 13.627 warga di Riau terserang penyakit saluran pernapasan atau ISPA.

Jumlah tersebut terhitung sejak dua bulan terakhir, dimana bencana kebakaran hutan dan lahan di Riau mulai terjadi.

Rincianya, untuk bulan Juli sebanyak 12.156 warga dan di bulan Agustus sampai tanggal 5 Agustus sudah mencapai 1.471 warga yang terserang ISPA.

Sehingga total selama dua bulan ini mencapai 13.627 warga.

Terbanyak ada di Kota Dumai dengan jumlah warga yang terkena ISPA sebanyak 5.389 orang. Kemudian disusul Kabupaten Kampar 3.255 warga, Rokan Hilir sebanyak 1771 warga, Pelalawan 1703 orang, Pekanbaru 703 warga, Siak 628 warga, Bengkalis 387 orang, Inhil 59 orang serta Meranti 20 orang.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau mencatat sejumlah kabupaten udaranya tercemar asap. Disebutkan, Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Pekanbaru tidak sehat sejak Minggu (4/8/2019) kemarin.

"Untuk ISPU di Kota Pekanbaru sejak kemarin pada level tidak sehat," kata Kepala BPBD Riau Edwar Sanger, Senin (5/8/2019).

Wilayah lainnya yang level ISPU tidak sehat juga terjadi di Kota Duri, Kabupaten Bengkalis, Bangko, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil).

"Posisi ISPU udara level sedang ada di Kota Dumai, Minas Kabupaten Siak, Kampar," kata Edwar.(R04)

Terkini