RIAUSKY.COM - Rencana pemerintah menambah hari libur ASN di hari Jumat mendapat tanggapan beragam.
Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera mengkritik rencana skema jam kerja baru yang memungkinkan aparatur sipil negara (ASN) atau PNS bisa libur di hari Jumat.
Mardani mengatakan Indonesia perlu memiliki grand design reformasi birokrasi jika ingin maju. Karena itu, katanya, meributkan soal hari libur tidak diperlukan.
"Usul saya, pemerintah cerdas sedikit kenapa, gitu lho, jangan melontar yang seperti ini yang tidak jelas," kata Mardani di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (4/12/2019).
Ia menilai isu ini sama seperti lontaran isu pemangkasan eselon 3 dan 4, diganti dengan artificial intelligent (AI), sama dengan lontaran-lontaran yang tidak produktif dalam memahami reformasi birokrasi.
"Jadi gini lho, ini Indonesia ini mau maju, untuk maju kita punya grand design reformasi birokrasi, ya. Kemarin ada (wacana) PNS bisa kerja di rumah, ramai lagi, ini libur lagi. Buat saya puzzle-puzzle ini jangan dilontarkan satu persatu. Buat grand design, 10 tahun lagi kita akan buat seperti ini," tandasnya.
Menurut Mardani, dari pada mengurusi soal hari libur bertambah, lebih baik memangkas jumlah kementerian. Hal itu menurutnya bisa membuat kinerja kementerian lebih kaya fungsi. Karena, wacana hari libur itu bukan pendidikan yang baik untuk masyarakat.
"Masa sekarang kita udah Menteri 34, tambah Wakil Menteri, habis itu mau libur gitu? Lalu yang mau kerja siapa?," singgungnya. (R01)
Sumber: Akurat.co