Irwan Nasir: Soal Konversi Bank Riau Kepri, Kita Menunggu Laporan Progres Kerja Direksi

Kamis, 04 Februari 2021 | 08:03:03 WIB
Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir./Sumber Foto: viva.co.id

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Bupati Kepulauan Meranti, Irwan Nasir menjadi salah satu  pemegang saham yang hadir  langsung dalam pertemuan  antara Pansus DPRD Riau tentang Revisi Perda Bank Riau Kepri di Menara Dang Merdu Bank Riau Kepri, Rabu (3/2/2021).

Ditemui selepas pertemuan, Irwan menjelaskan bahwa kehadirannya ingin mendengarkan kesiapan dari Bank Riau Kepri bila proses konversi menjadi bank syariah terjadi. 

''Jadi pembahasan tadi hanya proses konfirmasi dalam rangka pembahasan penyelesaian Perda tantang perubahan status Bank Riau Kepri dari konvensional ke syariah dengan pemegang saham,'' kata dia. 

Pansus DPRD, sebut Irwan meminta konfirmasi pemegang saham, ''Misalnya, pertama kira-kira seperti apa sikap pemegang saham apabila terjadi penurunan keuntungan dan sebagainya, kemudian mengkonfirmasi persetujuan dan dukungan pemegang saham terhadap konversi ini,'' kata dia.  

Selaku pemegang saham, Irwan menjelaskan sebenarnya kan sudah tidak ada persoalan lagi terkait dengan persetujuan dan dukungan.

''Kita kan sudah sepakat, mau merubah dari konvensional ke syariah, itu sudah selesai. Jadi sebetulnya itu tidak perlu ditanyakan lagi komitmennya,'' tegas dia. 

Justru, lanjut Irwan, sekarang pemegang saham mempertanyakan kenapa prosesnya lambat dan sudah sejauh mana progres yang sudah dilakukan oleh dewan direksi terkait dengan konversi menjadi perbankan syariah. 

Irwan sendiri mengaku dia belum mendapatkan laporan dari dewan direksi Bank Riau Kepri terkait dengan progres yang telah dilakukan untuk persiapan konversi ini. 

''Jadi apa hasil akhirnya sebetulnya kita harus minta penjelasan dari dewan direksi apa strategi yang mereka lakukan dalam rangka menjaga stabilitas bisnis ini,'' lanjut Irwan.

Sejauh ini, dikatakan Irwan, dia belum mendapat laporan dari direksi. 

''Mungkin direksi melaporkan kepada pemegang saham mayoritas, Pak Gubernur,'' kata dia.

Sementara itu disinggung tentang komitmen bisnis terkait kemungkinan terjadi penurunan pendapatan dalam proses transisi dari konvensional ke syariah, Irwan menyebutkan kalau hal tersebut hanya asumsi-asumsi saja. 

Dalam bisnis, sebut Irwan, penurunan pendapatan itu sesuatu yang relatif. ''Bisa iya, bisa tidak, sebagai suatu bisnis tentu bank Riau kepri sudah punya persiapan, apa strategi yang akan dijalankan untuk nantinya terjadi perubahan fundamental bisnis ini,'' imbuh dia.

Karena itulah, sebut Irwan, sebenarnya itu yang dia tunggu selaku pemegang saham.  

''Sebetulnya kita harus minta penjelasan dari dewan direksi apa strategi yang mereka lakukan dalam rangka menjaga stabilitas bisnis ini,'' pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Pansus DPRD Riau untuk Revisi Perda Bank Riau Kepri melakukan pertemuan  dengan direksi Bank Riau Kepri  juga para pemegang saham secara tertutup. Pertemuan tersebut diikuti seluruh kepala daerah pemegang saham melalui zoom meeting.(R02)

Terkini