PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Pandemi Covid-19 telah meluluhlantakkan banyak sekali aktivitas pelaku usaha.
Tak hanya usaha dalam skala mikro kecil dan menengah, usaha-usaha besar pun bahkan tak kalah menerima dampak buruk karena tidak dapat melakukan aktivitas normal.
Guna menstimulasi, memberikan dukungan, sekaligus memprmosikan kembali geliat usaha yang ada di Kota Pekanbaru, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pekanbaru menghadirkan sebuah program baru diberinama Promosi Bisnis (Probis) dan Geliat UMKM.
Kedua program ini dihadirkan untuk mengembalikan semangat pemulihan, membangkitkan aktivitas usaha untuk bisa kembali menggerakkan roda perekonomian, dengan cara memperkenalkan, mempromosikan sektor usaha yang ada melalaui ruang-ruang yang tersedia.
Program ini dikelola oleh Bidang Perencanaan, Pengembangan Iklim dan Promosi Penanaman Modal DPMPTSP Kota Pekanbaru.
Untuk program dengan tema Promosi Bisnis (Probis), memang disiapkan untuk pelaku usaha dengan skala besar, seperti industri, perhotelan, pendidikan.
Pengelola program, dalam hal ini, Bidang Perencanaan, Pengembangan Iklim dan Promosi Penanaman Modal DPMPTSP Kota Pekanbaru memilih sejumlah usaha besar yang dianggap bisa segera pulih dengan cara mempromosikannya melalui siaran video dengan memperkenalkan kembali profil usaha, geliar bisnis dan ruang publik yang perlu diketahui masyarakat yang dipromosikan secara gratis secara streaming melalui platform media sosial DPMPTSP Pekanbaru.
Adapun program Geliat UMKM, memang dihadirkan untuk mengupas kegigihan, semangat bangkit dari para pelaku UMKM di tengah himpitan Covid-19.
Dalam hal ini, DPMPTSP akan memilih sejumlah pelaku UMKM seperti industri kerajinan, fashion, perdagangan dan jasa.
Semuanya, sebut Kepala Bidang Perencanaan, Pengembangan Iklim dan Promosi Penanaman Modal, Dessy Triana, SE, MSi dilakukan dalam upaya membangkitkan lagi geliat perekonomian Kota Pekanbaru.
.jpg)
Tangkapan layar tayangan Program Pro Bisnis di Hotel Grand Zuri Pekanbaru. Industri perholetan termasuk salah satu usaha yang terdampak parah pandemi Covid-19
''Kita tidak dapat nafikan kalau pandemi ini memberikan pengaruh besar terhadap aktivitas usaha. Dengan menayangkan video tentang aktivitas usaha tersebut, mempromosikannya, akan mempu menarik animo publik, maupun masyarakat untuk kembali memulai usaha, termasuk membangun kembali daya beli pasar terhadap produk usaha yang dikelola,'' kata Dessy.
Dalam mengelola program ini, Dessy menjelaskan, pihaknya bisa mempromosikan 2 pelaku usaha untuk dipromosikan.
Bahkan, pada Agustus 2021 lalu, pihaknya sudah memproduksi sebanyak delapan program Promosi Bisnis untuk usaha besar.
Teknis pelaksanaannya, Koordinator Probis memilih dan menentukan usaha besar yang akan diliput berdasarkan data perizinan di DPMPTSP.
Untuk tahap pertama, pihaknya akan melakukan konfirmasi langsung kepada pemilik usaha melalui via telepon.
Kemudian pada tahap kedua dilanjutkan dengan survey dan observasi untuk menentukan jadwal syuting dan konsep yang akan diusung, selanjutnya ketiga melakukan liputan video dan wawancara, dalam proses pengambilan video dan wawancara pelaku usaha, meliputi keunggulan produk, fasilitas yang disediakan, pemasaran, kelebihan dan alamat usaha.
Tahapan keempat melakukan proses pengeditan hingga kemudian proses tayang.
Selain di media sosial DPMPTSP video Probis juga ditampilkan pada standing display yang ada di dalam Mal Pelayanan Publik Kota Pekanbaru, jadi pengunjung atau pengurus izin juga bisa melihat langsung Video Promosi dari DPMPTSP.
"Kita berharap dengan adanya program ini iklim investasi di pekanbaru bisa membaik, usaha besar dapat bangkit kembali seperti sebelum masa pandemi, terjalinnya kemitraan dengan UMKM Lokal agar perekonomian di Kota Pekanbaru bisa pulih kembali”, harap Dessy.
Dengan bangkitnya usaha besar, diharapkan akan bisa membngkitkan juga gerbong usaha kecil lainnya yang ada di sekitarnya, termasuk membangkitkan juga pasar ekonomi yang selama pandemi ini jauh mengalami penurunan.
Geliat UMKM
Lantas, bagaimana dengan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)?
Desi juga menjelaskan UMKM juga tak kalah terdampak oleh Pandemi Covid-19 ini.
Dengan menghadirkan konten promosi yang dikelola langsung oleh DPMPTSP, diharapkan UMKM yang ada juga bisa bangkit secara kompetitif dan diketahui oleh masyarakat luas.
Dimulai semenjak bulan Juni 2020 lalu, setidaknya, untuk Geliat UMKM, Dessy menyebutkan, DPMPTSP telah membuat tak kurang dari 25 episode konten usaha yang dipromosikan melalaui sejumlah platform media sosial seperti Yautube, Facebook bahkan instagram resmi DPMPTSP.

Proses syuting promosi salah satu usaha kuliner di Kota Pekanbaru
Sama halnya dengan program Promosi Bisnis, Geliat UMKM juga digarap sebanyak 2 produksi dalam sebulan.
Adapun pelaku UMKM yang mendapat prioritas untuk dipromosikan adalah UMKM yang telah memiliki izin usaha sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Pelindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (PP UMKM), dan izin yang dikeluarkan oleh DPMPTSP.
“Untuk Program Geliat UMKM kami fokuskan kepada UMKM Kota Pekanbaru yang sudah memiliki izin resmi,'' kata dia.
Disamping itu, program ini diberikan secara gratis tidak dipungut biaya.
''Program ini memfasilitasi kepada pelaku usaha UMKM untuk mempromosikan produknya dalam bentuk proses produksi, keunggulan produk dan pemasaran, dengan durasi maksimal 7 menit,'' ungkap dia.
Pemerintah Kota Pekanbaru dalam hal ini, melalui Bidang Perencanaan, Pengembangan Iklim dan Promosi Penanaman Modal DPMPTSP mempromosikan, sekaligus memberikan reward kepada pelaku UMKM untuk mempromosikan produk usahanya melalui program ini.
''Istilahnya jemput bola, pada prinsipnya Pemerintah merupakan pelayanan bagi masyarakat,” ujar Dessy lagi.
Sejauh ini, pelaksanaan program ini mendapat apresiasi yang luar biasa dari para pelaku usaha UMKM.
Wan Fitri, selaku pengelola usaha UMKM Tenun Wan Fitri mengungkapkan “kami sangat berterimakasih kepada DPMPTSP Kota pekanbaru telah membantu mempromosikan usaha kami, sejauh ini belum ada dari pihak Pemerintah mempromosikan produk kami,” saat ditemui pada proses syuting geliat UMKM di Tenun Wanfitri.
“Kami berharap melalui program Geliat UMKM ini, produk yang dipromosikan dapat lebih dikenal di masyarakat, omset dan pendapatan meningkat dan terjalin kemitraan dengan usaha besar (PMA/PMDN)” harap dessy.
Bagi pelaku UMKM yang mau dipromosikan terutama pelaku UMKM yang baru launching, wajib follow dan subscribe media sosial DPMPTSP, kemudian dm/ kontak kami melalui web dpmptsp.pekanbaru.go.id/promosi/
Beres izinnya, Cerdas Pelayanannya.(Advertorial)