PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Indra, warga Kecamatan Desa Tasik Tebing Serai Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis, ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan.
Saat ditemukan, kondisi tubuhnya penuh luka. Bahkan, kepala dilaporkan terlepas dari tubuh sejauh beberapa meter.
Kuat dugaan, kematian Indra dikarenakan diterkam binatang buas yang diduga adalah harimau.
Pasca laporan penemuan mayat korban, aparat kepolisian di Polsek Pinggir, Bengkalis langsung diterjunkan ke lokasi kejadian perkara.
Dalam penjelasannya, sebagaimana dilansir dari cakaplah.com, Kapolsek Pinggir, Kompol Maitertika menyebutkan, sebelum ditemukan dalam kondisi tewas mengenaskan, pada Selasa (5/4/2022), korban sempat memberitahukan kepada istrinya, kalau dia hendak pergi hendak membersihkan ladang dan melihat jerat rusa di Pulau Teluk Padi, Bagan Benio, Talang Muandau.
Namun, hingga petang, dia tak pulang ke rumah. Istri korban juga sempat menghubungi melalui handphone, namun tak diangkat.
Karena khawatir, akhirnya, hingga malam hari bibantu warga, pihak keluarga melakukan pencarian, namun, korban tak juga ditemukan.
Hingga akhirnya pada Rabu (6/4/2022) padi, warga kembali ke seberang Pulau Teluk Padi untuk kembali melakukan pencarian.
Saat itulah, warga yang melakukan pencarian menemukan korban sudah tidak bernyawa.
Saat ditemukan, mayat korban dalam kondisi kepala terpisah dengan badan sejauh 1,5 kilometer. Warga juga menemukan tapak kaki diduga adalah jejak si raja hutan, harimau.
Sementara itu, tubuh korban ditemukan hanya berjarak sekitar 20 meter dari jerat rusa, berada di antara semak belukar.
Mayat korban langsung dibawa oleh warga ke rumah orang tuanya yang berad adi KM 58 Desa Tasik Serai Timur.
''Dugaan sementara, korban meninggal dunia disebabkan serangan binatang buas,'' ungkap Kapolsek.
Bagan Benio sendiri diketahui masih berada di dalam kawasan hutan Giam Siak Kecil (GSK). Kawasan tersebut diketahui menjadi habitat hidup satwa liar, salah satunya harimau sumatera.(R03)