SAH! Mulai Hari Ini CPP Blok 100 Persen Dikelola Perusahaan Daerah PT Bumi Siak Pusako

Selasa, 09 Agustus 2022 | 11:13:17 WIB
Serah terima pengelolaan Blok CPP dari BOB Pertemina Hulu-BSP kepada 100 persen oleh PT BSP

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Blok minyak (wilayah kerja) Coastal Plains Pekanbaru (CPP) resmi beralih kelola 100 persen kepada perusahaan daerah PT Bumi Siak Pusako (BSP) terhitung hari ini, Selasa (9/8/2022).

Proses alih kelola sebelumnya telah dilaksanakan dalam seremoni yang dilakukan di Balai Serindit Gedung Daerah Provinsi Riau pada Senin (8/8/2022) malam tadi.

CPP Blok sendiri sebelumnya dikelola bersama antara PT Bumi Siak Pusako (BSP) dan PT Pertamina Hulu dengan skema Badan Operasi Bersama (BOB), antara PT Pertemina Hulu dan PT Bumi Siak Pusako (BSP).

Selama lebih kurang 20 tahun, tepatnya terhitung mulai Agustus 2002, BOB Pertamina Hulu dan BSP  berhasil mempertahankan produksi minyak di ladang minyak yang sebelumnya dikelola oleh PT Chevron Pacific Indonesia tersebut. 

Dalam sambutannya, Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan keputusan menyerahkan pengelolaan Blok CPP 100 persen kepada BSP didasari dengan harapan bahwa masyarakat Riau tidak hanya akan memperoleh keuntungan dari sisi finansial, namun juga kemampuan untuk mengelola sumberdaya manusia dan sumberdaya alam yang ada di daerah untuk meningkatkan kesejahteraan, kemakmuran dan kehidupan daerah yang lebih baik di masa depan.

“Dua puluh tahun telah berlalu, dan kini tonggak pengelolaan WK CPP telah beralih 100 persen kepada putra dan putri terbaik Provinsi Riau, melalui PT. BSP,'' kata dia.

Untuk itu, lanjut dia,  pada kesempatan ini, kami atas nama manajemen SKK Migas dan industri hulu migas ingin memberikan apresiasi sebesar-besarnya serta ucapan terimakasih atas kerja sama dan kontribusi seluruh jajaran Pertamina yang telah mendampingi dan mengelola WK CPP ini,” kata Dwi dalam seremoni serah terima operator CPP Blok itu.

“Kepada PT. BSP, kami harapkan selama masa pengelolaan bersama dengan Pertamina, telah memiliki lesson learned dalam pengelolaan WKCPP ini. Sehingga PT. BSP, dapat menjaga amanah yang telah diberikan oleh pemerintah untuk mengelola WK CPP ini dengan baik dan mengoptimalkan aktifitas kegiatan usaha hulu migas kedepannya,” lanjut Dwi.

Sejak pengelolaan WK CPP dari Chevron Pacific Indonesia (CPI) ke BOB Bumi Siak Pusako-Pertamina Hulu, sudah lebih dari 250 sumur dibor untuk meningkatkan produksi dan mempertahankan laju penurunan produksi yang cukup tajam.

Sementara, untuk long term plan WK CPP pada tahun 2026, produksi ditargetkan mencapai 21 ribu barel minyak per hari (BOPD)

“Nantinya WK CPP ditargetkan mencapai produksi sebesar 56 ribu BOPD pada tahun 2033, sesuai dengan yang ditargetkan oleh PT. BSP pada proposal alih kelola. Dengan adanya penambahan aktifitas hulu migas untuk mencapai target produksi tersebut, tentunya akan mampu meningkatkan roda perekonomian di Provinsi Riau. Kami berharap industri di Provinsi Riau dapat terus tumbuh sehingga dapat memajukan perekonomian daerah dan pada gilirannya akan memperkuat perekonomian nasional,” terang Dwi.

Sementara itu, Direktur Utama BSP, Iskandar  mengaku bersyukur karena pihaknya dapat mengelola Wilayah Kerja (WK) Coastal Plains and Pekanbaru (CPP) tahun 2022 - 2042. 

Pihaknya menyadari untuk mendapatkan kepercayaan pemerintah mengelola WK CPP tidaklah mudah, banyak tahapan yang harus dilalui dan perjuangan yang penuh liku-liku. 

"Dan kami menyadari bahwa apa yang telah dipaparkan adalah dinamika dari sebuah perjuangan, begitu banyak tantangan yang kami hadapi," ungkap Iskandar. 

"Dan Alhamdulillah, kita merasakan sekali. Ternyata dibalik itu banyak yang ikut memberikan dukungan serta membantu PT Bumi Siak Pusako untuk mencapai tujuannya," ia menambahkan. 

Untuk itu, Direktur Utama PT Bumi Siak Pusako ini mengucapkan terima kasih kepada PT Pertamina Hulu Energi (PHE) atas tunjuk ajar serta kerja samanya yang terjalin sangat baik dan solid selama ini. 

"Kami berharap kedepannya dapat terus menjalin silaturrahmi yang baik untuk meningkatkan kerja sama di Wilayah Kerja atau bidang lainnya," harapnya. 

Tentunya amanah ini akan pihaknya jaga dengan sebaik-baiknya dalam menjalankan operasi migas dengan terus meningkatkan produksi melalui pengeboran sumur pengembangan baru dan cadangan melalui pengeboran sumur eksplorasi.

"Selain itu juga kami meningkatkan kapasitas dan keprofesionalan Sumber Daya Manusia dan terus berkontribusi dalam program-program Corporate Social Responsibility serta meningkatkan deviden kepada seluruh pemenang saham," tutupnya.(R03)

Terkini