JAKARTA (RIAUSKY.COM)- Bupati Kepulauan Meranti, Riau, Muhammad Adil meminta maaf kepada warga Kepulauan Meranti.
Permintaan maaf tersebut disampaikan langsung oleh Muhammad Adil begitu hendak keluar dari gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selepas konferensi pers hasil pemeriksaan yang dilaksanakan Jumat (7/4/2023) malam tadi.
Adil langsung berhenti dan meminta izin kepada petugas yang mengawalnya menuju mobil yang akan membawanya ke Rumah Tahanan KPK di Gedug Merah Putih.
Selang beberapa detik, Adil membuka masker putih yang menutup wajahnya sembari mengungkapkan kalimat, ''Assalamu 'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...Saya minta maaf pada seluruh warga Kabupaten Kepulauan Meranti atas kekhilafan saya, terima kasih...''ungkap Adil.
Selesai itu, Adil tak memberikan penjelasan apapun selain berjalan menaiki kendaraan yang akan membawanya ke rutan KPK.
Adil tidak menjawab apapun selanjutnya, termasuk saat ditanyakan apakah ada pesan kepada jajaran Pemkab Meranti maupun keluarga.
Adil hanya mengacungkan jempol sembari masuk ke dalam mobil.
Di wajahnya sangat terlihat kalau Adil benar-benar kelelahan setelah menjalani proses pemeriksaan dan perjalanan selama seharian.
Bupati Kepulauan Meranti, Muhammad Adil ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam tiga klaster perkara yang ditemukan penyidik saat melakukan tangkap tangan di Kepulauan Meranti, pada Jumat (6/4/2023) malam lalu.
Selain Adil, KPK juga menetapkan status tersangka kepada Kepala BPKAD Kepulauan Meranti berinisial FN dan auditor BPK Perwakilan Riau MFA.(R02)