TELUKKUANTAN (RIAUSKY.COM)- Polisi behasil mengungkap motif tewasnya Arsyaf Rahim, Warga desa Kompe Berangin Kecamatan Cerenti Kabupaten Kuantan Singingi beberapa hari lalu.
Polisi juga berhasil mengamankan seorang pria berinsial PT (21) terduga pelaku tunggal pembunuhan yang mengagetkan warga setempat.
Dalam penjelasan resminya pada saat konferensi pers,Juma'at (07/07/2023) siang tadi, aparat penegak hukum memastikan kalau PT adalah pelaku tunggal.
"PT adalah pelaku tunggal dari kasus pembunuhan yang terjadi pada Selasa,(04/07/2023) lalu.ia telah membacok korban sebanyak 9 kali sehingga korban tewas bersimbah darah",Kata Kapolres Kuansing AKBP Pangucap Priyo Soegito.
Dari keterangan sementara yang diperoleh kepolisian,
motif pelaku tega menghabisi Korban karena tidak terima korban menegur pelaku saat menggeber sepeda motornya.
Kesimpulan ini didasari pengakuan pelaku yang jengkel karena di tegur korban.
Kapolres menjelaskan, sebelumnya di antara korban dan pelaku terjadi perselisihan, namun perselisihan itu bisa diredam oleh seoarang saksi yang kebetulan ada saat perselisahan itu terjadi.
"Keduanya melanjutkan perjalanan pulang. Namun sesampainya di pondok kebun korban, mereka kembali cekcok sehingga terjadi peristiwa pembunuhan sadis itu",jelas Panguncap.
Lanjut Kapolres,setelah melakukan pembunuhan,pelaku melarikan diri ke areal kebun sawit di desa Sigaruntang Kecamatan Cerenti.
"Setelah korban tewas, pelaku sempat pulang kerumah istrinya lalu melarikan diri ke salah satu kebun sawit di Desa Sigaruntang hingga akhirnya ditangkap tim gabungan polres kuansing dan polsek cerenti", ucap Kapolres.
Akibat perbuatannya, pelaku, kata kapolres akan di kenakan dengan pasal 338 KUHP dengan ancaman 15 tahun Penjara.(R12)