PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Didampingi beberapa orang kader dari Partai Demokrat, Noviwaldy Jusman atau biasa dipanggil Dedet, Senin, 18 April 2016, sekitar pukul 20.30 WIB mendaftarkan diri di kantor DPC Partai Hanura, Jalan Selindit, Kecamatan Sukajadi.
Dedet langsung disambut oleh kader dari DPC Partai Hanura yang telah lama menunggu. Meski suasana siang berganti malam, dalam sambutannya, Dedet bercerita banyak bagaimana harmonisnya kedekatan dirinya dengan partai besutan Wiranto tersebut,
Usai menyerahkan formulir penjaringan, Anggota DPRD Provinsi Riau itu mengatakan bahwa keputusan dirinya mendaftarkan diri ke DPC Partai Hanura, karena adanya hubungan emosional yang baik serta kecocokan visi dan misi Partai Demokrat dan Hanura.
“Sampai sejauh ini saya masih berkomunikasi dengan Hanura ditingkat pusat. Kami punya visi dan misi yang sama, jadi kecil penolakan untuk saya. Karena Plafon sama-sama nasionalis,” kata Dedet, kepada wartawan.
Memutuskan diri untuk maju sebagai kandidat Calon Walikota (Cawako) Pekanbaru, dedet menyebutkan bahwa hal prioritas yang diutamakannya adalah mengutamakan kinerja di tingkat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) berbasis teknologi.
“Saya tidak menjual yang muluk-muluk, yang pasti semua harus menjadi baik dan transparan. Kinerja semua harus berbasis IT sehingga kebocoran PAD tidak ada,” ucapnya.
Selain itu, pengangkatan pegawai ditingkat SKPD tidak lagi di kelompok-kelompokan. Kinerja harus dinilai dengan tranparan. “Dan yang paling utama adalah kebersihan diutamakan di kota adminsitrator dan pemberantasan narkoba,” terangnya.
Ketua Penjaringan DPC Partai Hanura Pekanbaru, Ali Suseno mengaku salut dan bangga dengan sosok Noviwaldy Jusman. Menurutnya, dedet adalah tokoh yang diharapkan mampu membawa perubahan di kota pekanbaru.
“Dengan kehadirannya, kami dari partai hanura berharap dapat memuluskan langkah menuju Pekanbaru, jika menjadi pilihan, partai hanura siap mendukung,” urainya.
Sampai di akhir pendaftaran penjaringan DPC Partai Hanura yang ditutup 18 April 2016 ini, sebut Ali, sudah ada 20 orang kandidat yang telah mendaftar. 14 orang mendaftar sebagai Wali Kota dan 5 orang mendaftar sebagai Wakil Wali Kota. “Setelah penutupan ini selanjutnya akan kami koordinasikan dengan DPD,” tutupnya. (R04)