PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Islam Riau (UIR) angkatan 2024 atas nama Muhammad Rafly Sanjani sukses dinobatkan sebagai Bujang Riau tahun 2025. Prestasi ini diraih usai ia berlaga dari Kabupaten asalnya yakni Kabupaten Kepualauan Meranti melawan beberapa finalis dari Kabupaten/Kota lain.
Event pagent Bujang Dara Riau merupakan agenda tahunan yang rutin dilangsungkan oleh Dinas Pariwisata Provinsi Riau, yang menjadi motivasi Muhammad Rafly Sanjani untuk mengikuti ajang Bujang Dara yaitu ingin menjadi generasi yang paham tentang wisata dan membantu dinas pariwisata untuk mempromosikan wisata tersebut.
Kepada tim humas UIR Rafly bercerita “pengalamannya seru karena selama persiapan di bantu oleh Team Bakul Meranti dan juga saat karantina banyak belajar hal – hal baru serta mendapatkan relasi. Adapun tantangan terbesarnya datang dari diri sendiri yang merasa kurang percaya diri”.
Bagi Rafly arti gelar bujang 2025 merupakan sebuah kehormatan dan kepercayaan orang lain, ini merupakan titik awal perjalanan untuk lebih baik serta sebagai role model yang bisa menginspirasi orang lain. Sebagai Bujang Riau ia bertanggung jawab untuk mengenalkan dan mempromosikan budaya dan wisata yang ada di Provinsi Riau serta diminta ,mampu menjadi penggerak generasi muda agar kreatif, aktif, dan beretika.
Rafly berpesan untuk mahasiswa lain yang ingin mengikuti jejaknya “Jangan pernah ragu untuk mencoba. Menjadi Bujang atau Dara bukan tentang kesempurnaan, tapi tentang kemauan untuk belajar, berkembang, dan berkontribusi. Persiapkan dirimu dengan baik kenali budaya daerahmu, tingkatkan kepercayaan diri, dan jadilah pribadi yang berkarakter”.
Secara akademik, Rafly berkomitmen untuk menyelesaikan studi dengan hasil terbaik, sembari terus mengasah keterampilan yang relevan, seperti public speaking, kepemimpinan, dan riset sosial budaya. Ia percaya bahwa pendidikan adalah pondasi penting dalam menjalankan peran sebagai agen perubahan.
Sebagai Bujang Riau, Rafly juga ingin lebih aktif terlibat dalam program promosi budaya dan pariwisata melalui media sosial, aktif terlibat dalam event daerah serta berkolaborasi dengan instansi pemerintah dan komunitas, ia juga ingin mendorong lebih banyak anak muda Riau untuk mencintai budaya sendiri, melalui kegiatan edukatif, konten kreatif, atau pelatihan. (hms/smh)