15.038 Guru Pendidikan Agama Lulus Sertifikasi

Kamis, 19 Maret 2026 | 16:02:51 WIB

JAKARTA  (RIAUSKY.COM)- Momen Idulfitri 1447 H makin membahagiakan bagi 15.038 guru Pendidikan Agama Islam (PAI). Kementerian Agama telah mengumumkan bahwa mereka dinyatakan lulus lulus sertifikasi melalui program Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Sebanyak 15.038 guru PAI ini menjadi bagian dari total 97.122 guru binaan Kementerian Agama yang meraih sertifikat pendidik pada PPG angkatan 4 yang prosesnya sudah berlangsung sejak 2025. Capaian ini merupakan hasil dari proses panjang yang dilalui para guru.

“Guru Pendidikan Agama Islam memiliki peran fundamental, tidak hanya dalam transfer pengetahuan, tetapi juga dalam pembentukan akhlak dan karakter bangsa. Karena itu, peningkatan kualitas dan kesejahteraan mereka harus menjadi perhatian bersama,” ujar Dirjen Pendidikan Islam Amien Suyitno di Jakarta, Rabu (17/3/2026).

“Sertifikasi bukan sekadar pengakuan, tetapi amanah. Guru harus terus belajar, menjadi teladan, dan menghadirkan pembelajaran yang mencerahkan,” imbuhnya.

Menurut Suyitno, Kementerian Agama terus mengakselerasi program sertifikasi guru berbasis PPG yang berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran. Ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan pembangunan sumber daya manusia sebagai prioritas utama.

“Bagi guru PAI yang telah menempuh seluruh tahapan sertifikasi dengan penuh kesungguhan, ini adalah momen yang membahagiakan. Menjelang Idul Fitri, kabar ini menjadi kado yang membawa kebahagiaan bagi guru dan keluarganya,” sebutnya.

Ia menegaskan bahwa sertifikasi ini tidak hanya berdampak pada pengakuan profesional, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan. “Dengan status tersertifikasi, guru berhak memperoleh tunjangan profesi. Ini diharapkan semakin memotivasi guru untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran,” tambahnya.

Direktur Pendidikan Agama Islam, M. Munir, menambahkan bahwa guru PAI memiliki posisi strategis dalam sistem pendidikan nasional. “Guru PAI berperan penting dalam membentuk karakter peserta didik. Dengan kompetensi yang semakin terstandar melalui sertifikasi, diharapkan kualitas pembelajaran PAI semakin kuat dan relevan,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa program ini tetap menjaga standar mutu. “Terdapat 15.038 peserta yang lulus dan 120 peserta yang belum lulus. Bagi yang belum lulus, akan mengikuti kembali sebagai retaker pada sesi ujian tahap berikutnya. Ini menunjukkan bahwa kualitas tetap menjadi prioritas,” paparnya.

Capaian ini sekaligus menegaskan bahwa penguatan pendidikan karakter menjadi bagian penting dalam agenda pembangunan nasional.  Guru PAI yang profesional, sejahtera, dan berintegritas diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan nilai dan moral.

Ke depan, Kementerian Agama berharap para guru PAI yang telah tersertifikasi dapat menjadi motor penggerak perubahan di lingkungan masing-masing—memperkuat karakter melalui penguatan keimanan, menghadirkan pembelajaran yang inspiratif, memperkuat nilai moderasi beragama, serta menjaga harmoni di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Untuk mengakses berbagai layanan Kementerian Agama, silakan kunjungi https://kemenag.go.id/layanan. Melalui portal ini, Anda dapat memperoleh informasi terkini mengenai, regulasi, pendidikan keagamaan, agenda nasional, publikasi digital, serta berita Kemenag dari pusat dan daerah.

Ikuti juga saluran Kementerian Agama di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb9xP10Fy72KZA2gk81S

Terkini