UIR Siapkan Program Fast Track, Mahasiswa Berprestasi Bisa Raih Gelar S1–S2 dalam Waktu 5 Tahun

Selasa, 05 Mei 2026 | 15:32:34 WIB

PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Dalam rangka meningkatkan efisiensi masa studi dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), Direktorat Pendidikan dan Pembelajaran (DPP) Universitas Islam Riau (UIR) melakukan persiapan pembukaan Program Fast Track (Akselerasi). Program Fast Track ini dirancang khusus untuk memfasilitasi mahasiswa berprestasi agar dapat menyelesaikan pendidikan sarjana (S1) dan magister (S2) hanya dalam waktu lima tahun (10 semester).

Direktur DPP, Prof. Dr. Anas Puri, S.T., MT menyampaikan pentingnya integrasi kurikulum yang matang dalam menjalankan program ini. Beberapa persyaratan utama kandidat Fast Track yaitu mahasiswa aktif minimal semester 6 (tidak pernah mengambil cuti akademik), IPK minimal 3,50 dengan nilai terendah “B”, telah menempuh sks minimal 130 (untuk S1), telah selesai Magang/KKN/Praktikum, TOEFL minimal 475, rekomendasi dari Dosen Doktor, minimal Lektor dan persetujuan Biaya orangtua/wali.

“Program ini tidak hanya berfokus pada kecepatan kelulusan, tetapi juga percepatan pengalaman riset. Mahasiswa yang lolos seleksi dapat mulai mengambil mata kuliah magister pada semester 7 atau 8 saat masih berstatus mahasiswa sarjana. Hal ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memulai penelitian tesis lebih awal”, ujar Prof. Dr. Anas Puri, S.T., MT.

Berbeda dengan jalur konvensional, program fast track dirancang agar mahasiswa semester akhir (semester 6) dapat mulai mengambil mata kuliah magister secara beririsan dengan studi sarjana mereka. Adapun keunggulan utama program Fast Track yaitu efisiensi waktu dan biaya (kuliah s1-s2 hanya 5 tahun), akselerasi karir yang lebih cepat, kurikulum terintegrasi dan sebidang (kontinuitas pendidikan), beban studi yang lebih ringan, dan akses eksklusif bagi mahasiswa berprestasi.

“Jika normalnya S1 membutuhkan 4 tahun dan S2 2 tahun (total 6 tahun), fast track memungkinkannya selesai dalam 5 tahun. Lulusan program fast track memiliki keunggulan kompetitif di dunia kerja. Dengan memiliki gelar magister di usia yang lebih muda, lulusan dianggap lebih siap dan memiliki kualifikasi akademik lebih awal dibandingkan rekan sejawatnya”, ujar Prof. Dr. Anas Puri, S.T., MT.

Banyak perguruan tinggi mengintegrasikan mata kuliah semester akhir S1 dengan semester awal S2. Hal ini membuat beban studi terasa lebih ringan dari pada mengambil S2 secara terpisah. Program ini umumnya ditujukan untuk mahasiswa dengan kemampuan akademik yang tinggi (IPK tinggi) dan motivasi studi yang kuat.

Diharapkan dengan implementasi program Fast Track yang terukur, UIR dapat terus mencetak lulusan yang inovatif, adaptif, dan berdaya saing global. (hms/smh/rls)

Terkini