DUMAI (RIAUSKY.COM)- Pemerintah Kota Dumai terus memperkuat upaya percepatan penanganan stunting melalui Penyuluhan Kesehatan dan Kick Off Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi Anak Stunting dan Ibu Hamil Kekurangan Energi Kronis (KEK) yang berlangsung di Aula Kantor Camat Dumai Barat, Jumat (28/08/2026).
Kegiatan tersebut menjadi langkah nyata dalam meningkatkan pemenuhan asupan gizi bagi kelompok yang membutuhkan perhatian khusus, khususnya anak yang mengalami stunting serta ibu hamil dengan kondisi KEK.
Rangkaian kegiatan diisi dengan penyuluhan kesehatan sekaligus penyerahan bantuan berupa susu, makanan bergizi dan vitamin bagi anak stunting, serta vitamin bagi ibu hamil. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi sekaligus mendukung tumbuh kembang anak dan kesehatan ibu selama masa kehamilan.
Selain bantuan makanan tambahan, kegiatan juga dirangkaikan dengan penyerahan modul media bantu kepada kader Posyandu. Modul tersebut menjadi salah satu sarana pendukung bagi para kader dalam memberikan edukasi dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya terkait kesehatan ibu dan anak.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai dr. Syaiful menyampaikan bahwa kegiatan Penyuluhan Kesehatan dan Kick Off Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) merupakan salah satu langkah nyata dalam memperkuat upaya penanganan stunting sekaligus meningkatkan kesehatan ibu hamil, khususnya ibu hamil yang mengalami Kekurangan Energi Kronis (KEK).
“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kita bersama dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya bagi anak-anak yang mengalami stunting dan ibu hamil KEK, pemberian makanan tambahan, susu, vitamin serta makanan bergizi diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi mereka", ujarnya.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan di Aula Kantor Camat Dumai Barat, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan ke Pustu Laksmana. Pada kesempatan tersebut, bantuan makanan bergizi dan susu kembali diserahkan kepada anak stunting, sementara vitamin diberikan kepada ibu hamil.
Tidak hanya menyerahkan bantuan, tim juga melakukan pemantauan secara langsung ketika anak stunting mengonsumsi makanan bergizi yang telah diberikan di Pustu Laksmana. Pemantauan ini menjadi bagian penting untuk melihat secara langsung penerapan pemberian makanan tambahan kepada anak.
Program PMT ini sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam melakukan pencegahan dan penanganan stunting melalui kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader Posyandu, keluarga dan masyarakat.(R10)