Ketua TP PKK Siak Minta orang Tua jangan Ragu Imunisasi Anak

Ketua TP PKK Siak Minta orang Tua jangan Ragu Imunisasi Anak

SIAK (RIAUSKY.COM)- Pemerintah Kabupaten Siak memperkuat edukasi kepada orang tua menyusul masih adanya keraguan terhadap pemberian imunisasi dalam program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS). Pendekatan edukasi dinilai penting agar orang tua memahami manfaat, keamanan, kehalalan, serta dasar hukum imunisasi bagi anak.

Penguatan pemahaman tersebut dilakukan Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Siak, Siti Sarifah, bersama dinas terkait saat meninjau pelaksanaan BIAS di SDN 05 Kampung Dalam, Kecamatan Siak, Kamis (27/8/2026).

Siti mengatakan, persoalan imunisasi tidak semestinya hanya dilihat dari capaian angka. Di balik masih adanya anak yang belum mendapatkan imunisasi, terdapat orang tua yang membutuhkan informasi yang utuh sebelum memberikan persetujuan.

“Hari ini kami datang untuk memberikan informasi dan edukasi, sekaligus penguatan tentang pentingnya imunisasi bagi anak-anak kita,” ujar Siti.

Menurut Siti, BIAS merupakan bagian dari pelayanan kesehatan bagi anak usia sekolah yang dilaksanakan setiap tahun. Program tersebut menjadi salah satu upaya preventif untuk memberikan 

Perlindungan kesehatan melalui imunisasi sesuai sasaran. 

Karena itu, keterlibatan orang tua menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan pelaksanaan BIAS di sekolah. Pemerintah tidak hanya mendorong pelaksanaan imunisasi, tetapi juga memperkuat komunikasi dan edukasi untuk menjawab berbagai kekhawatiran yang muncul di masyarakat.

“Harapan kami, setelah mendapatkan informasi dan edukasi ini, orang tua semakin memahami manfaat imunisasi dan tidak lagi ragu untuk memberikan imunisasi kepada anak-anaknya,” kata Siti.

Pendekatan tersebut mulai membuahkan hasil. Dalam pelaksanaan BIAS di SDN 05 Kampung Dalam, dua orang wali murid yang sebelumnya masih ragu akhirnya bersedia memberikan persetujuan agar anak mereka mendapatkan imunisasi.

Namun, masih terdapat orang tua yang memilih belum memberikan persetujuan.

Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah karena capaian imunisasi di Kecamatan Siak masih berada di bawah target yang telah ditetapkan. Pemerintah menilai diperlukan pendekatan yang lebih intensif dan berkelanjutan agar keraguan orang tua dapat dijawab melalui informasi yang benar dan mudah dipahami.

Siti menegaskan keberhasilan program imunisasi membutuhkan kerja bersama antara pemerintah, sekolah, tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan keluarga.

Edukasi juga tidak hanya diperlukan saat pelaksanaan imunisasi. Komunikasi dengan orang tua perlu dilakukan secara berkelanjutan sehingga mereka memiliki pemahaman yang cukup mengenai tujuan dan manfaat imunisasi bagi anak.

Siti menyebut kesehatan anak merupakan investasi jangka panjang. Perlindungan kesehatan sejak usia sekolah diharapkan mendukung anak tumbuh sehat, aktif mengikuti proses belajar, dan berkembang secara optimal.

“Yang kita lakukan hari ini bukan hanya untuk kesehatan anak-anak kita sekarang, tetapi juga sebagai ikhtiar untuk mempersiapkan mereka agar tumbuh menjadi generasi yang sehat di masa depan,” ujarnya

Pemerintah Kabupaten Siak berharap penguatan edukasi dapat meningkatkan penerimaan masyarakat terhadap BIAS. Dengan semakin banyak orang tua memahami pentingnya imunisasi, cakupan perlindungan kesehatan anak di daerah tersebut diharapkan ikut meningkat.(R08)

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional