BAGANSIAPIAPI (RIAUSKY.COM)- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), H. Fauzi Efrizal memimpin rapat koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Kantor Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pasar (Disperindagpas), Jumat (28/8/2026) pukul 08.00 WIB.
Rapat ini dilaksanakan sesuai arahan langsung dari Bupati Rohil guna merespons lonjakan harga daging ayam ras yang berpotensi memicu inflasi daerah.
Usai rapat, Sekda bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) langsung bergerak menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke dua titik utama, yaitu Pasar Datuk Rubiah di Jalan Sumatera dan Pasar Bintang di Jalan Bintang, Kota Bagansiapiapi.
Dari hasil pemantauan langsung di lapangan, ditemukan bahwa harga daging ayam ras saat ini melonjak signifikan di kisaran Rp 56.000 hingga Rp 60.000 per kilogram.
Padahal, harga normal komoditas tersebut biasanya berada di kisaran Rp 30.000 hingga Rp 40.000 per kilogram.
"Sidak ini dilakukan untuk memastikan secara langsung pasokan dan pergerakan harga daging ayam ras di tingkat pedagang. Kita perlu mengambil langkah cepat dan terukur agar harga komoditas ini kembali stabil dan tidak membebani masyarakat," ujar Fauzi Efrizal di sela-sela peninjauan.
Lebih lanjut, Sekda menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan tinggal diam melihat lonjakan harga yang memberatkan warga ini.
Pihaknya akan segera berkoordinasi dengan para agen besar dan distributor penyuplai untuk mengurai sumbatan pasokan.
"Kami minta para pedagang dan distributor untuk tidak memanfaatkan situasi ini dengan menaikkan harga secara tidak wajar. Jika tren kenaikan ini terus berlanjut dalam beberapa hari ke depan, pemerintah daerah bersama TPID berkomitmen untuk segera menggelar Operasi Pasar Murah khusus komoditas penyeimbang demi menjaga daya beli masyarakat," tegas Sekda Fauzi Efrizal.
Melalui sinergi lintas sektor ini, Pemkab Rohil berkomitmen mengawal ketersediaan stok pangan dan siap melakukan intervensi pada rantai pasok jika ditemukan hambatan yang memicu ketidakstabilan harga.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0321/Rohil yang diwakili Wadanramil 01/Bangko Kapten CBA (K) Karnilawati, Kajari Rohil yang diwakili Kasi Intel Alfriwan Putra, S.H., Kapolsek Bangko Kompol Asian Sihombing, S.I.K., M.I.K., serta jajaran kepala OPD terkait seperti Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Inspektorat, Kepala Disperindagpas, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Kepala BPS Rohil, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Diskominfotiks, Kepala Satpol PP, dan Kabag Perekonomian Setda Rohil.(R15)
Listrik Indonesia

