Sudah 5 Hari, Manggala Agni Berjibaku Padamkan Karhutla di Kuala Cenaku Inhu

Rabu, 16 September 2026 | 20:56:48 WIB

INHU (RIAUSKY.COM) - Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Pulau Jum'at, Kecamatan Kuala Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, masih berlanjut hingga Rabu (16/9/2026).

Kepala Manggala Agni Daops Sumatera VII/Rengat, Muhammad Ilham Sidik, mengatakan penanganan di lokasi tersebut telah memasuki hari kelima. Karhutla terjadi di kawasan bergambut yang membuat proses pemadaman membutuhkan penanganan lebih intensif.

“Hari ini penanganan hari kelima lokasi karhutla di Desa Pulau Jum'at, Kuala Cenaku,” kata Ilham, Rabu malam.

Ia menjelaskan, luas lahan yang terbakar di lokasi tersebut masih dalam proses perhitungan. Sementara itu, tim di lapangan masih menghadapi sejumlah kendala dalam menjangkau titik api.

Belum seluruh akses menuju kepala api dapat dilalui tim darat. Kondisi angin, keterbatasan sumber air, serta bahan bakar padat di lokasi juga menjadi tantangan dalam operasi pemadaman.

Untuk mempercepat penanganan, tim gabungan Manggala Agni bersama unsur terkait Satgas Darat Kabupaten Inhu melakukan pembukaan akses menuju lokasi kebakaran.

“Upaya utama pembukaan akses masuk menggunakan lima unit alat berat dan pembuatan embung sebagai dukungan sumber air,” jelasnya.

Setelah akses dan dukungan sumber air tersedia, tim darat melakukan serangan langsung ke kepala api. Operasi tersebut juga mendapat dukungan helikopter water bombing (WB) untuk membantu pemadaman dari udara.

Menurut Ilham, pembukaan akses menjadi bagian penting dalam operasi karena kondisi medan membuat sebagian titik api belum dapat dijangkau secara optimal oleh personel melalui jalur darat.

Pada Rabu, lokasi operasi pemadaman di Desa Pulau Jum'at juga dikunjungi Pangdam XIX/Tuanku Tambusai dan Kapolda Riau. Kunjungan tersebut dilakukan di tengah berlangsungnya operasi pemadaman yang telah memasuki hari kelima.

Hingga Rabu malam, Manggala Agni bersama unsur Satgas Darat Kabupaten Inhu masih melakukan penanganan di lokasi untuk mengendalikan kebakaran di kawasan gambut tersebut.

Terkini