PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Kualitas udara di wilayah Riau hingga hari ini, Rabu (7/10/2026) belum menunjukkan kondisi yang menggembirakan.
Sejumlah wilayah di Riau dengan atribusi data dari Stasiun Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menunjukkan, hingga hari ini, masih banyak daerah di Riau dalam kondisi kualitas udara yang tidak baik.
Di antaranya, Kabupaten Kampar dan Siak (Bungaraya) yang masih berada di zona hitam (Berbahaya), serta Bengkalis (Senggoro), Kota Pekanbaru dan Indragiri Hilir yang dalam kondisi kualitas udara Sangat Tidak Sehat.
Dikutip dari real time data ISPU KLH, kualitas udara di Kabupaten Kampar masih 'Berbahaya' dengan konsentrasi partikulat PM 10 665 µg/m³.
Kemudian, Kabupaten Siak (Bungaraya) juga dengan kondisi kualitas udara berbahaya dimana konsentrasi partikel PM10 sebesar 389 µg/m³.
Selanjutnya, Kabupaten Bengkalis (Senggoro) berada di zona merah (Sangat Tidak Sehat) dengan konsentrasi PM2.5 270µg/m³.
Kabupaten Indragiri Hilir (Tembilahan) dari data ISPU juga masih berada di zona merah (Sangat Tidak Sehat) dengan konsentrasi PM2.5 sebesar 233 µg/m³.
Ibu Kota Provinsi Riau yang beberapa waktu terakhir heboh dengan kualitas udara yang buruk karena terpapar asap kiriman pada hari ini juga terpantau berada di zona merah (Sangat Tidak Sehat) dengan konsentrasi PM2.5 sebesar 224 µg/m³.
Begitu pun dengan Kabupaten Rokan Hilir, yang berdasarkan atribusi data dari Stasiun KLH di Jalan Lintas Bagansiapiapi- Ujung Tanjung dilaporkan juga berada di zona Sangat Tidak Sehat dengan konsentrasi PM2.5 sebesar 204 µg/m³.
Adapun di Kota Siak, statiun pemantau di Jalan Sultan Syarif Ali Kampung Dalam melaporkan kualitas udara 'Tidak Sehat' dengan konsentrasi PM2.5 sebesar 198, kemudian Kabupaten Pelalawan (Pangkalan kerinci) di zona biru kualitas udara 'Sedang' dengan konsentrasi PM2.5 82 µg/m³ serta Kota Dumai (Bukit Kapur) juga 'Seang' dengan konsentrasi PM2.5 59 µg/m³.
Ada pun wilayah di Indonesia dengan kualitas udara terburuk pada hari ini masih berada di pulau Kalimantan, khusunya di Kota Palgnkaraya, Gunung Mas, Kota Waringin dan Murung, juga bArito yang seluruhnya masih dengan kualitas udara Berbahaya.(R02)