PAGI INI! Kualitas Udara Kampar dan Siak Berbahaya, Pekabaru Sangat Tidak Sehat

PAGI INI! Kualitas Udara Kampar dan Siak Berbahaya, Pekabaru Sangat Tidak Sehat

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Entah bencana apa lagi ini. Di tengah klaim tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan, sejumlah wilayah di Provinsi Riau berada di zona berbahaya, dengan kualitas udara sangat buruk.

Dipantau dari data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) pada pagi hari ini, Selasa (6/10/2026), beberapa wilayah di Provinsi Riau, seperti Kampar, Siak, Indragiri Hilir, Pekanbaru, Bengkalis, Rokan Hilir dan Pelalawan masih dalam kondisi tidak baik-baik saja.

Bahkan, dua daerah, masing-masing Kampar dan Siak, berada di zona hitam, dengan indeks pencemar udara untuk PM10 ( materi partikulat atau partikel udara yang berukuran kecil dengan diameter 10 mikrometer (µm) atau kurang) berada di atas 1.000 µg/m³.

ISPU Kementerian LHK mencatat angka pencemar udara di wilayah Kampar yang terparah, bahkan berada di posisi ketiga terparah di Tanah Air dengan pencemar PM 10 sebesar 2.225 µg/m³.

Adapun kualitas udara Kabupaten Siak (Bungaraya) di posisi keempat terburuk dengan PM10 di angka 1.407 µg/m³.

Sementara tiga daerah lainnya, yakni Indragiri Hilir, Bengkalis dan Pekanbaru berada pada zona merah, alias Sangat Tidak Sehat.

Di Kabupaten Indragiri Hilir, berdasarkan sarana pemantau kualitas pencemar udara KLH, tercatat PM2.5 mencapai 273 µg/m³, selanjutnya, Kabupaten bengkalis, dari startiun pemantau di Senggoro, dengan indeks pencemar PM2.5 sebesar 213 serta Kota Pekanbaru dengan stasiun pemantau di Tenayan Raya berada ddi zona merah dengan indeks pencemar PM2.5 208.

Sementara itu, di stasuin pemantau di dalam kota Siak, kualitas udara sedikit lebih baik, dimana konsentrasi partikel PM2.5 di udara tercatat 168 µg/m³.

Sementara itu, dua daerah dengan kualitas pencemar udara sedang  terjadi di Rokan Hilir, dengan stasiun pemantau di Jalan lintas Bagan Siapiapi- Ujung Tanjung, dimana PM 2,5 tercatat 88 µg/m³ dan Kabupaten Pelalawan dari Stasiun pemantau di Pangkalan kerinci Barat, PM2.5 tercatat 61 µg/m³.

Adapun daerah dengan kualitas baik pada hari ini terpantau di Kota DUmai, dengan PM2.5 berada di 16 µg/m³.(R02)
 

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional