TEMBILAHAN (RIAUSKY.COM)- Sesosok bayi merah masih melekat dengan ari-arinya ditemukan warga RT 03, Dusun Air Bilu, Desa Keritang, Kecamatan Kemuning, Inhil, Riau, Ahad (24/12/2017).
Bayi laki-laki berkulit putih bersih itu ditemukan warga di depan pintu masuk rumah RT setempat sekitar pukul 05.00 WIB Ahad (24/12/2017) subuh saat hendak membuka pintu depan rumah.
Saat ditemukan, bayi tersebut diletakkan di dalam kotak kardus. Diduga, bayi tersebut sengaja dibuang karena, di dalam kardus tempat bayi tersebut ditemukan secarik kertas berisikan penuturan dan alasan bayi tersebut dibuang.
Dari surat yang ditulis dengan selembar kertas yang diliputi bercak diduga darah habis melahirkan itu, dengan jelas disebutkan kalau identitas orang yang membuang bayi tersebut adalah ibunya.
Wanita tersebut mengaku bernama Bunda Disa. Diduga juga, bayi tersebut sudah diberi nama oleh ibunya dengan sebutan Disa.
Karena bingung hendak dibawa kemana, akhirnya, hingga sepanjang hari tadi, bayi tersebut masih dirawat oleh keluarga RT setempat.
Dalam penjelasannya di dalam surat yang ditinggal di kardus bersama bayi malang itu, sang ibu mengaku kalau dia terpaksa menitipkan buah hatinya kepada warga setempat guna memastikan bayi itu selamat dan sehat.
''Assalam mualaikum wr.wb.Siapa pun yang sudi kiranya merawat bayi saya, saya banyak berterima kasih dikarenakan bayi ini lah saya bertahan hidup dari siksaan ayahnya. Saya mohon kiranya bapak/ibu bisa merawat bayi ini, lebih baik saya kehilangan bayi saya dari pada bayi saya meninggal tidak wajar oleh ulah ayah kandungnya.Bapak/ibu tolong rawat anak saya dengan baik ya, wasalammualaikum wr.wb, Salam bunda Disa, bunda sayang kamu nak'', tulis perempuan tersebut dalam surat yang dilampirkan saat menemukan bayi itu.
Diduga, Ibu bayi malang yang sepintas terlihat sangat gagah itu menjadi korban kekerasan dari suaminya sehingga terpaksa melarikan diri dan menitipkannya kepada warga yang menemukannya.
Menurut sang ibu, dia khawatir cucunya nya yang baru lahir akan menjadi korban objek dari kekerasan.
Sampai sejauh ini, identitas dari oang tua bayi malang tersebut masih dicari oleh aparat kepolisian. (R04/goriau)