Belum Padam, Sudah 7,5 Hektare Lahan Terbakardi Sungai Segajah Jaya

Belum Padam, Sudah 7,5 Hektare  Lahan Terbakardi Sungai Segajah Jaya

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Manggala Agni Daops Sumatera V/Dumai melanjutkan operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Dusun Pulau Putri, Desa Sungai Segajah Jaya, Kecamatan Kubu, Kabupaten Rokan Hilir, Selasa (14/7/2026).

Memasuki hari kedua, petugas berhasil memperluas area yang dipadamkan menjadi sekitar 4 hektare dari total lahan terbakar seluas 7,5 hektare.

Operasi melibatkan satu regu Manggala Agni yang bekerja bersama personel TNI, Polri, BPBD Rokan Hilir, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta warga sekitar. Tim bergerak sejak pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB dengan memanfaatkan dua sumber air berupa parit di sekitar lokasi.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengatakan fokus operasi pada hari kedua adalah menuntaskan titik-titik yang masih mengeluarkan asap agar kebakaran tidak kembali berkembang.

"Api di lokasi sudah tidak ditemukan. Namun, masih ada asap tipis pada beberapa titik di bagian tengah areal terbakar. Karena itu, personel melakukan pembasahan secara intensif agar bara di bawah permukaan benar-benar padam," kata Ferdian, Selasa (14/7/2026).

Ia menjelaskan, karakteristik lahan gambut membuat proses penanganan tidak bisa dihentikan hanya karena api sudah padam. Bara yang masih tersimpan di bawah permukaan berpotensi kembali memunculkan api apabila tidak dilakukan pendinginan secara menyeluruh.

Untuk mempercepat penanganan, satu regu Manggala Agni dibagi menjadi tiga tim. Dua tim mengoperasikan mesin ministreker, sedangkan satu tim lainnya menggunakan mesin Z Power dengan sistem sambungan selang atau Y Connection.

Sementara itu, drone juga diterbangkan untuk memantau kondisi area dari udara sekaligus memastikan tidak ada titik api baru.

"Selain melakukan pembasahan, tim juga membuat penyekatan di sekitar area kebakaran agar api tidak merambat ke vegetasi yang belum terbakar. Langkah ini penting mengingat lokasi didominasi ilalang, semak belukar, dan kebun kelapa sawit," ujarnya.

Menurut Ferdian, kondisi cuaca yang cerah berawan selama operasi cukup membantu proses pemadaman. Meski demikian, seluruh personel tetap disiagakan hingga seluruh area dinyatakan aman.

"Pendinginan akan terus kami lakukan sampai tidak ada lagi asap yang muncul. Kami ingin memastikan lokasi benar-benar aman sehingga tidak terjadi penyalaan kembali," tutupnya.(mc)

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional