Dilindas Truk dan Patah Kaki, Ibu di Semarang Tetap Peluk Anaknya yang Ketakutan, yang Nolong Sampai Takbir...

Selasa, 30 Januari 2018 | 18:47:21 WIB
Korban dan anaknya masih berada di bawah kolong saat api memercik dari bawah kolong truk.

SEMARANG (RIAUSKY.COM)- Peristiwa ini sungguh menggerus hati dan membuktikan kalau kasih seorang ibu sepanjang hayat. 

Itulah yang terjadi dalam kecelakaan lalu lintas di lampu merah pertigaan simpang Hanoman di Jalan Siliwangi Kota Semarang yang melibatkan Truk Boks dengan sejumlah sepeda motor, Selasa (30/1/2018) siang tadi.

Truk tampak melaju kemudian melindas empat sepeda motor di depannya.

Diduga truk besar itu mengalami rem blong.

Truk tesebut dari arah Mangkang menuju Kalibanteng Kota Semarang.

Diduga mengalami rem blong truk itu terus menyeret beberapa sepeda motor yang terlindas.

Bahkan ada beberapa korban terjepit dan  tergencet bodi dan kepala truk.

Truk baru terhenti setelah menabrak pembatas jalan di sisi kiri.

Namun tiba-tiba kendaraan yang terlindas di kolong truk  itu memercikkan api dan kemudian membakar sepeda motor yang masih di posisi semula, yaitu di bawah bodi truk.

Orang-orang di lokasi terdekat segera merangsek. Mereka mendekat untuk menyalamatkan sejumlah korban yang terjepit di kolong truk dan menarik mereka. 

Mereka yang melihat itu pun sempat histeris, beramai-ramai mereka pun berusaha  menggulingkan truk besar demi menyelamatkan korban yang masih tergencet.

Kecelakaan tersebut melibatkan satu truk bernopol, B 9832 FXS yang menyeruduk tiga motor yakni Honda Scoopy G 4089 MN, Mio H 6730 HQ, dan Smash H 4878 YW.

Tiga korban luka berat tersebut adalah seorang pria dewasa yang diduga mengendarai Mio, dan seorang ibu berboncengan dengan anak lelaki.

Korban pria dewasa bisa segera dievakuasi, namun untuk korban ibu dan seorang anak yang terjepit di antara as depan dan trotoar butuh waktu lebih lama.

Sang ibu terlihat memeluk anaknya yang berada di bawah.

Sang anak sempat beberapa kali menangis ketakutan karena melihat kondisi mereka terjepit di bawah kolong truk dan sang ibu luka parah karena kakinya terlindas ban truk. 

Peristiwa ini sungguh membuat miris dan mengharukan. Karena, saat warga melihat ke dalam kolong truk, mereka menyaksikan bagaimana kasih seorang ibu terhadap anaknya tak terpisahkan walau nyawa menjadi taruhannya. 

Ibu tersebut masih terlihat tenang dan sabar memeluk anaknya yang mulai ketakutan melihat api yang mulai membesar dan menjilati kolong truk.

Sembari menunggu crane datang, ratusan warga yang berkerumun sempat berusaha menggulingkan truk tersebut dengan mendorongnya, namun tidak berhasil.

Bahkan percikan bensin yang tercecer sempat membuat ada api yang membakar di sekitar as depan. 
Beruntung pemadam juga segera datang dan memadamkan api.

Evakuasi berjalan dramatis, ratusan orang meneriakkan takbir. Sementara sang anak di bawah kolong truk juga sempat terdiam dari tangisan, yang membuat warga sekitar semakin panik.

Beruntung saat crane datang. Truk bisa sedikit diangkat dan keduanya segera dievakuasi dari bawah kendaraan bermuatan berat tersebut.

Tampak kaki sang ibu patah namun ia tetap sadar.

"Ketiganya dibawa ke RS Columbia Asia, alhamdulilah masih hidup, semoga terus diberi keshatan," jelas Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Yuswanto Ardi. (R04/tribunpekanbaru)

Terkini