YA TUHAN...Toke Sawit dan Asistennya Tewas Dibunuh dan Dibakar Perampok di Kebun Sawit, Ini Penampakannya

Senin, 05 Februari 2018 | 17:30:05 WIB
Petugas Polres Kotawaringin Timur mengolah TKP di kebun kelapa sawit. (Foto: iNews.id)

RIAUSKY.COM - Perbuatan para perampon ini sangat kejam, tidak hanya menyambil harta benda korbannya, para pelaku juga membakar korban dan mobilnya.

Seperti diberitakan, seorang pengusaha sawit di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah ditemukan tewas mengenaskan dengan tubuh habis terbakar di dalam mobil pikap miliknya yang juga ludes terbakar. 

Nasib yang sama juga dialami oleh asistennya yang ditemukan tewas terendam di dalam parit kebun sawit milik warga. Diduga kedua korban tewas ini merupakan korban perampokan.

Pengusaha kelapa sawit berinisal him (48) dan asistennya sw (35) yang ditemukan tewas secara mengenaskan di sebuah lokasi perkebunan kelapa sawit milik warga di sekitar jalan eks perusahaan PT Mentaya Kalang yang masuk wilayah Desa Bukit Batu, Kecamatan Cempaga Hulu.

Sebelum ditemukan tewas korban dikabarkan tengah membawa sejumlah uang dengan jumlah besar untuk keperluan membayar gaji karyawan sawitnya. Uang tersebut kini hilang diduga telah dibawa lari oleh kawanan perampok tersebut.

Sementara SW yang merupakan asisten pribadinya ditemukan tewas mengapung di dalam sebuah saluran air yang jaraknya sekitar 50 meter dari lokasi bosnya. Diduga SW sebelumnya sempat melarikan diri dan berupaya bersembunyi di dalam saluran air tersebut. 

Korban kemungkinan sempat dianiaya oleh pelaku yang diduga merupakan kawanan perampok dan akibat luka-luka ditubuhnya akibat sabetan senjata tajam. Korban pun akhirnya tewas.

Kasus dugaan perampokan yang diakhiri dengan pembantaian korbannya ini terungkap setelah aparat Polsek Cempaga Hulu mendapat laporan dari warga yang mengaku kehilangan kontak dengan korban.

Laporan tersebut kemudian langsung ditindaklanjuti oleh petugas dengan melakukan pencarian di tempat-tempat korban biasanya mampir. Setelah memakan waktu hampir setengah hari, petugas akhirnya menemukan korban IWdan SW dalam keadaan sudah tidak bernyawa.

“Kedua korban tewas dalam peristiwa ini sekarang sudah dibawa ke RSUD dr. Murdjani sampit untuk dilakukan uji forensik di sana. Hal ini dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti dari kematian kedua korban,” kata Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Muchtar S Siregar seperti dilansir Inews. 

Kapolres mengatakan, petugas masih terus berupaya menyelidiki kasus perampokan disertai pembunuhan ini. Petugas sebelumnya juga telah mengolah tempat kejadian perkara, serta telah memeriksa sejumlah saksi yang diduga mengetahui peristiwa tersebut. (R02)

Terkini