20 Ribu Vaksin Covid-19 Sudah Tiba di Pekanbaru, Gubernur Riau Tak Lagi Disuntik...

Selasa, 05 Januari 2021 | 20:23:42 WIB
Mimi Yuliani Nazir

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Vaksin Covid-19 untuk Provinsi Riau telah tiba di kota Pekanbaru sekitar pukul 8 Pagi tadi.

Vaksin tersebut kini disimpan di UPT Dinas Kesehatan Provinsi Riau Jalan Kesehatan Pekanbaru. 

Hal tersebut diungkapkan  Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir, Selasa (5/1/2021).

Jumlah Vaksin Covid-19 yang diterima Provinsi Riau di tahap pertama sebanyak 20.000 dosis untuk pengiriman pertama ini.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir menjelaskan untuk tahap pertama di fokuskan pemberian vaksin untuk tenaga kesehatan.

Ada sebanyak 35.985 tenaga kesehatan di Riau yang sudah terdata untuk menerima imunisasi vaksin. 

"Jumlah Vaksin yang datang saat ini sebanyak 20.000 dosis dan akan di sebar ke 12 kabupaten kota di Provinsi Riau.  Ini memang prioritas utama tenaga kesehatan. Namun untuk memberikan keyakinan kepada masyarakat akan ada 10 tokoh masyarakat yang di pilih dan di putuskan untuk penyuntikan vaksin covid-19 ini, " Ujar Kadiskes Riau Mimi Yuliani Nazir dilansir dari mediacenter.riau. 

Lebih lanjut Kepala Dinas Kesehatan Riau, Mimi Yuliani Nazir mengatakan, vaksin Covid-19 yang dikirimkan PT Biofarma Bandung saat ini akan terus di jaga oleh pihak keamanan dan polisi .

" Vaksin Covid-19 tersebut saat ini disimpan di UPT Instalasi Farmasi dan Logistik Kesehatan Dinas kesehatan Riau di Jalan Kesehatan Kota Pekanbaru," Ujar Mimi 

Terkait siapa saja dan kriteria tokoh yang masuk ke dalam 10 orang pertama menerima Imunisasi Vaksin Covid-19, Kadiskes Riau menjelaskan sebelum tanggal 11 Januari akan di lakukan rapat Forkomoinda Riau terlebih dahulu. 

"Nanti Rapat Forkopimda yang akan memutuskan tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh lainnya yang akan memberikan panutan menerima vaksin covid-19 aman," Ujar Mimi. 

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau mengaku Gubernur Riau tidak lagi di suntik vaksin Covid-19 karena di dalam tubuhnya sudah tercipta imun.

" Untuk Pak Gubernur Gak di suntik Vaksin Covid-19 karena pak Gubernur udah sembuh dari Covid-19 secara otomatis Imunnya sudah terbentuk. Pemberian Vaksin akan di berikan kepada yang berusia 18-59 tahun, "pungkas Mimi.(R04) 
 

Terkini