Kemenko Perekonomian Akhirnya Umumkan Airlangga Hartarto Sempat Terdeteksi Positif Covid-19

Rabu, 20 Januari 2021 | 07:27:51 WIB
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

JAKARTA (RIAUSKY.COM)- Setelah sempat membuat publik bertanya-tanya, Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian akhirnya mengumumkan bahwa Menko Perekonomian Airlangga Hartarto pernah positif terpapar Covid-19 pada 2020. 

Kabar tersebut disampaikan Juru Bicara Kemenko Bidang Perekonomian Alia Karenina dalam keterangan tertulisnya yang dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (19/1/2020). 

"Menko Perekonomian Airlangga Hartarto sempat terdeteksi positif Covid-19 di tahun 2020 lalu. 

Dan saat itu, sudah diterapkan 3T (testing, tracing dan treatment) secara optimal," ujar Alia dalam keterangan itu. 

Pernyataan Alia tersebut mengonfirmasi pertanyaan publik tentang status kesehatan Menko Airlangga yang tidak pernah menyatakan secara resmi bahwa dirinya merupakan penyintas Covid-19. 

Publik mengetahui bahwa Airlangga merupakan penyintas setelah dirinya mendonorkan plasma konvalesen di Markas Palang Merah Indonesia (PMI), Senin (18/1/2021). 

Adapun plasma konvalesen umumnya diambil dari orang yang pernah menderita atau penyintas Covid-19 sebagai donor. 

Plasma tersebut nantinya digunakan untuk terapi penyembuhan mereka yang positif Covid-19, dengan harapan penyintas Covid-19 yang menjadi donor itu sudah membentuk antibodi. 

Selama ini, baik pemerintah maupun Airlangga tidak pernah mengumumkan secara terbuka saat ia positif Covid-19. 

Pada 2020 lalu sempat terdengar kabar bahwa Airlangga positif Covid-19. Namun, Kompas.com tidak pernah mendapat konfirmasi resmi baik dari Airlangga, Kemenko Perekonomian ataupun pihak Istana. 

Bahkan, hingga Selasa pagi, pihak Istana masih menyatakan tidak tahu bahwa Ketua Umum Partai Golkar itu pernah positif Covid-19. 

Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono mengatakan, belum pernah ada pemberitahuan resmi terkait hal itu. 

Heru mengatakan, Kemenko Perekonomian yang semestinya menjawab kabar Airlangga positif Covid-19 dan menyampaikan kepada publik.

"Kami tidak tahu juga kalau positif. Kalau saya dan jajaran Setpres tidak tahu, tidak ada pemberitahuan resmi," kata Heru saat dihubungi wartawan, Selasa (19/1/2021). 

Selain itu, ia berdalih bahwa Istana tidak memiliki kewajiban untuk mengumumkan status kesehatan seorang menteri, apakah ia terkonfirmasi positif Covid-19 atau tidak. 

"Kalau Covid-19 itu kan hal kesehatan yang samgat pribadi, maka seyogyanya beliau (Airlangga) yang umumkan langsung," ujar Heru. 

"Jika ada menteri yang tekena Covid-19 bukan menjadi tugas Istana untuk umumkan. Diharapkan dari masing masing individu saja," imbuhnya. 

Dengan dikonfirmasinya status Airlangga ini, maka resmi ada lima menteri anggota kabinet Presiden Joko Widodo yang terpapar Covid-19. 

Empat menteri lain yang pernah positif yakni Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, Menteri Agama Fachrul Razi, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah. 

Berbeda dengan Airlangga yang baru mengonfirmasi kabar terpapar Covid-19 setelah berhasil sembuh, tiga menteri lain telah mengumumkan statusnya saat diketahui positif atau saat menjalani perawatan. Ketiganya yaitu Fachrul Razi, Ida Fauziyah dan Budi Karya Sumadi.(R04)

Sumber Berita: kompas.com

Terkini