JAKARTA (RIAUSKY.COM)- Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan informasi terbaru terkait pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat umum di tanah air.
Dia menargetkan pelaksanaan vaksinasi untuk masyarakat selain tenaga kesehatan dan pelayanan umum itu sudah bisa dilakukan pada pertengahan atau akhir April 2021 ini.
''Satu bulan atau satu setengah bulan setelah layanan publik dimulai, diharapkan di akhir April atau di pertengahan April, kita sudah bisa mulai membuka terhadap seluruh penduduk Indonesia untuk dilakukan vaksinasi,'' ungkap Budi Gunadi saat pelaksanaan Webinar ''Vaksin Covid-19 untuk Indonesia Bangkit'' yang dilaksanakan Sabtu (30/1/2020).
Pada kesempatan itu, Budi Gunadi memaparkan dengan detail rencana kerja untuk pelaksanaan vaksinasi mulai dari tenaga kesehatan, pelayanan umum, hingga kepada masyarakat umum.
''Dari 181 juta rakyat Indonesia, kita membagi berdasarkan risiko penularan dan risiko fatalnya,'' ungkap dia.
''Tahap pertama adalah tenaga kesehatan, ini sekitar 1,5 juta orang yang membutuhkan sekitar 3 juta dosis vaksin yang kemarin dimulai pada tanggal 13 januari dan penyuntikan Bapak presiden,''
Mereka, dikatakan dia diprioritaskan pertama karena memang mereka yang memiliki risiko terbesar untuk terpapar virus. Karena sehari-hari tugas mereka melayani orang yang sakit. Sehingga potensi terpaparnya besar sekali.
''Alhamdulillah sampai kemarin kita sudah berhasil melakukan vaksinasi kepada sekitar 490 ribu orang nakes. Jadi Diharapkan sampai akhir bulan ini, kita sudah bisa dalam 2 minggu kita sudah bisa melakukan vaksinasi ke 500 ribu nakes,'' jelas dia.
Pemerintah, sebut Budi Gunadi, menargetkan 1,5 juta nakes bisa selesai divaksin hingga diakhir Februari bulan ini.
Sesudah Nakes, kita akan masuk ke tenaga layanan publik. TNI dan Polri masuk di kategori ini.
''Jadi diharapkan mulai bulan awal Maret kita sudah bisa melakukan suntikan untuk layanan publik.
Diharapkan layanan publik ini akan terus berjalan sampai beberapa bulan karena memang lokasinya tersebar di seluruh Indonesia,'' papar dia lagi.
Selanjutnya, lanjut dia, diharapkan di akhir april atau di pertengahan april, vaksinasi sudah bisa mulai membuka terhadap seluruh penduduk Indonesia
Dijelaskan Budi Gunadi, pemerintah dikejar untuk secepat-cepatnya bisa menyuntik sebanyak-banyaknya vaksin ke seluruh Indonesia.
''Kenapa perlu cepat? karena sampai sekarang kita belum tahu vaksin ini berapa lama kekebalannya berapa lama bertahan. Karena emang belum ada yang selesai secara lengkap uji klinis tahap 3 nya, baik itu pfizer, astra zaneca, sinovac, itu semuanya belum selesai 100 persen uji klinis tahap 3 nya,'' jelas dia.
Karena itulah, sambung dia, begitu ada interim report diperlukan untuk dilakukan segera vaksinasi, di seluruh negara menggunakan atau menerbitkan EUE (Emergency Used Authorization) di akhir tahun lalu dan di awal tahun ini sehingga bisa langsung digunakan.
''Kita nggak tahu apakah ini seperti vaksin meningitis waktu kita naik haji atau umroh yang bisa tahan 2 tahun atau ini seperti vaksin hepatitis yang lebih lama jangka kekebalannya atau ini seperti vaksin influenza yang sekitar 12 bulan,'' ujar dia.
Secara konservatif, sebut dia, pemerintah mengambil waktu 12 bulan. ''Itu sebabnya diharapkan dalam waktu 12 bulan bisa seluruh 70 persen rakyat Indonesia yang menjadi target usia dia tas 18 tahun bisa dilakukan vaksinasi,'' jelas dia lagi.
Ditambahkan Budi Gunadi, banyak orang menyangka bahwa vaksinasi ini adalah untuk melindungi diri sendiri. Sebenarnya Tidak demikian, Karena Vaksinasi ini tujuannya adalah untuk mencapai kekebalan komunal atau herd immunity.
''70 persen dari rakyat Indonesia usia di atas 18 tahun kita harapkan memiliki kekebalan karena disuntik vaksin ini, akibatnya virusnya tidak bisa menular atau menjalar ke orang-orang. Dengan demikian laju jangkauan virusnya bisa dikurangi dan epideminya bisa kita turunkan atau kita hilangkan. Jadi ini bukan hanya melindungi diri kita, tapi juga melindungi keluarga kita, tetangga tetangga dan teman kita dan seluruh rakyat Indonesia dan juga seluruh umat manusia di dunia,'' tutup dia.(R02)
Catatan: Judul Berita ini telah terjadi pergantian, sebelumnya kami menuliskan: TERBARU, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sebut Vaksinasi Covid-19 untuk Seluruh Penduduk Pertengahan atau Awal April sudah diubah menjadi TERBARU, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sebut Vaksinasi Covid-19 untuk Seluruh Penduduk Pertengahan atau Akhir April.
Kami memohon maaf atas kesalahan tersebut.