Bukan Omicron, China Laporkan Varian Baru Covid AY.4 Mulai Meneror, 138 Orang Terkonfirmasi

Rabu, 15 Desember 2021 | 13:56:24 WIB
Ilustrasi corona.

BEIJING (RIAUSKY.COM)- Tak lama WHO mengumumkan Omicron berbahaya, China melaporkan total 138 kasus penularan lokal di provinsi Zhejiang turunan varian Delta terbaru dari 'sub-garis keturunan AY.4'.

Virus ini dikabarkan lebih menular dan mengandung lebih banyak partikel virus.

Seperti dijelaskan Zhong Nanshan, pakar penyakit pernapasan dan penasihat pemerintah China menyatan AY.4 adalah sub-garis keturunan varian Delta. 

Sementara Omicron adalah sel turunan strain varian C.1.2 yang merupakan mutasi dari China yang pertama kali ditemukan di Afrika Selatan pada bulan Mei lalu.

Seperti dilansir dari Wion News Rabu, (15/12/2021), lonjakan kasus mutasi AY.4 Vovid-19 berdekatan dengan Olimpiade Musim Dingin yang dijadwalkan berlangsung di Beijing pada Februari 2022 telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan otoritas China.

Menurut kantor berita Xinhua, total 138 kasus dikonfirmasi sebagai transmisi lokal varian terbaru termasuk satu kasus pembawa tanpa gejala dari 5 hingga 12 Desember.

Stasiun televisi CGTN-TV menginformasikan bahwa ini adalah pertama kalinya China melaporkan kasus yang melibatkan varian baru Delta.

Menurut pihak berwenang, dari 138 kasus yang dilaporkan di Zhejiang, total 44 kasus dilaporkan di Ningbo, 77 kasus di Shaoxing dan 17 kasus di Hangzhou.

Varian bar
u ditentukan berdasarkan pengurutan dan analisis seluruh urutan genom (WGS).(R04)

Sumber berita: sindonews.com

Terkini