JAKARTA (RIAUSKY.COM) - Seolah tak ingin isu tentang wacana tentang perpanjangan masa presiden dan ide presiden tiga periode terus digoreng-goreng, Presiden Joko Widodo akhirnya dengan tegas mengungkapkan sikap pemerintah.
Dalam rapat persiapan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024 yang hadiri sejumlah menteri Koordinator, juga Kapolri, Panglima TNI, Menteri Hukum dan HAM, Presiden Joko Widodo meminta agar rapat persiapan Pemilu dan Pilkada ini disampaikan kepada masyarakat.
''Pertama Saya minta disampaikan kepada masyarakat, bahwa seluruh tahapan dan jadwal pelaksanaan Pemilu dan Pilkada serentak itu sudah ditetapkan,'' ungkap dia.
''Saya kira sudah jelas dan semua sudah tahu bahwa pemilu akan dilaksanakan 14 Februari 2024. Ini Perlu dijelaskan jangan sampai nanti muncul spekulasi-spekulasi yang...apa isunya beredar di masyarakat, bahwa pemerintah tengah berupaya untuk melakukan penundaan Pemilu atau spekulasi mengenai perpanjangan jabatan presiden dan juga yang berkaitan dengan tiga periode,'' tegas Jokowi.
Jokowi menegaskan, bahwa sudah jelas sikap pemerintah. ''Bahwa kita telah sepakat pemilu dilaksanakan tanggal 14 Februari dan Pilkada dilaksanakan nanti di November 2024, udah jelas semuanya,'' ungkap dia lagi.
Dan dia menegaskan juga bahwa tahapan pemilu itu sudah dimulai nanti di bulan Juni 2022, di pertengahan Juni 2022.
Karena memang ketentuan Undang Undangnya, 20 bulan sebelum pemungutan suara,'' singkat dia.(R02)