Gerakan Pasar Murah Disketapang di Rumbai Ludes Diserbu Kaum Ibu

Rabu, 23 Agustus 2023 | 15:09:35 WIB
Warga memenuhi lokasi Gerakan Pangan Murah (GPM) Disketapang di Rumbai.

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Bersempena pelaksanaan kegiatan Layanan Oke Masyarakat Keliling (LOMAK) di Kecamatan Rumbai, Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kota Pekanbaru melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM).

Sejumlah komoditas kebutuhan pangan di antaranya beras, minyak goreng, gula, cabai merah, nugget dan otak-otak disediakan untuk memenuhi animo masyarakat untuk membeli kebutuhan pokok rumah tangga.

Tak butuh waktu lama, seluruh bahan kebutuhan pokok pangan yang disediakan oleh jajaran Dinas Ketahanan Pangan Kota Pekanbaru ini pun ludes di beli oleh masyarakat yang memenuhi area Gedung Serbaguna di Jalan Mujahir Raya, tempat dilangsungkannya gelaran LOMAK.

Para kaum ibu tampak antusias berbelanja bahan kebutuhan pokok yang disediakan. Bahkan, sangking banyaknya permintaan, penyelenggara kegiatan, Dinas Ketahanan Pangan sampai kehabisan persediaan.

''Waduh, kami sangka masih ada, ternyata sudah habis,''ungkap Sumarni, salah seorang ibu rumah tangga yang hendak berbelanja.

Dia mengakui, senang ada gelaran GPM ini, karena, sedikit banyak bisa membantu mengurangi beban biaya harga kebutuhan pokok yang saat ini sedang mengalami kenaikan. Namun, karena persediaannya habis, dia hanya bisa membeli beberapa jenis kebutuhan pangan rumah tangga saja, seperti minyak goreng dan nugget.

Kepala Bidang  Distribusi dan Cadangan Pangan Disketapang Pekanbaru, Dinal Husna yang ditemui disela pelaksanaan GPM mengungkapkan animo masyarakat untuk berbelanja kebutuhan pangan rumah tangga masih cukup tinggi.

Setidaknya, seluruh stok yang disediakan habis ludes terjual.

Dijelaskan dia, animo tersebut salah satunya disebabkan harga yang diberikan juga relatif lebih murah dibandingkan harga di pasar.

Untuk beras SPHP Bulog, pihaknya menyediakan dengan harga Ro45.000, sementara harga di pasar umum berkisar Rp55.000 untuk kemasan 5 kilogram.

Tak hanya beras, harga telur juga dijual jauh lebih murah, dimana, per papan hanya dijual seharga Rp25.000 untuk setengah papan. Sementara harga telur di pasar Rp54.000 per papan.

Disketapang juga menyediakan cabai merah Bukittinggi, yang pada penjualan hari ini dipsarkan seharga Rp53.000 per kilogram atau Rp26.500 per setengah kilogram. Harga ini lebih murah Rp3.000 dibandingkan harga di pasar yang kini berkisar Rp56.000 per kilogram.

Tak hanya itu, harga gula pasir dan minyak goreng juga relatif lebih murah, dimana hanya dijual seharga Rp13.500 per kilogram.

''Kita berharap bisa terus menjaga stabilitas harga bahan kebutuhan pokok di pasaran dengan melaksanakan GPM di sejumlah lokasi-lokasi di kecamatan di Kota Pekanbaru. Harapan kita bisa menekan lonjakan harga dengan memotong jalur distribusi komoditas yang dibutuhkan masyarakat,'' jelas Dina.

''Secara berkala, Disketapang Pekanbaru akan melaksanakan GPM ini. Hanya saja, memang lokasinya biasanya berpindah-pindah. Namun, untuk msyarakat yang membutuhkan, bisa membeli di outlet Puan Berseri Disketapang Pekanbaru di Jalan Cut Nyak Dhien,'' tutup dia.

Asisten I Sekdako Pekanbaru, Masykur Tarmizi  serta camat Rumbai, Vemy Herliza yang hadir meninjau pelaksanaan LOMAK Rumbai menyambut positif pelaksanaan GPM di lokasi aktivitas publik seperti ini.

Dijelaskan Masykur, kehadiran Disketapang dengan melaksanakan GPM ini membntu masyarakat, apalagi harga yang diberikan juga lebih rendah dari pasar.

''Kami menyambut baik pelaksanaan GPM ini, dan kita harapkan momen ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat untuk membeli kebutuhan rumah tangga. Apalagi saya lihat harganya juga sangat murah. Itu besar selisihnya bisa sampai Rp10.000 per karung saya pikir itu sangat membantu masyarakat,'' jelas Masykur.(*)

Terkini