Harga TBS kelapa sawit Mitra Swadaya Provinsi Riau Periode 23-29 September 2026

Selasa, 22 September 2026 | 14:58:56 WIB

PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit petani mitra swadaya di Provinsi Riau kembali mengalami penurunan untuk periode 23-29 September 2026.

Penurunan tertinggi terjadi pada kelompok umur tanaman 9 tahun, yakni sebesar Rp27,08 per kilogram atau 0,69 persen dibandingkan harga periode sebelumnya.

Dengan penurunan tersebut, harga TBS sawit umur 9 tahun ditetapkan menjadi Rp3.885,17 per kilogram.

Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Dr Defris Hatmaja, SP, M.Si, mengatakan penurunan harga TBS pekan ini dipengaruhi oleh turunnya harga CPO dan kernel.

“Penurunan harga minggu ini lebih disebabkan karena faktor turunnya harga CPO dan kernel,” kata Defris, Selasa (22/9/2026).

Berdasarkan hasil rapat penetapan harga bersama Tim Penetapan Harga TBS, harga penjualan CPO minggu ini turun sebesar Rp54,30 per kilogram dibandingkan periode sebelumnya. Sementara harga kernel juga turun Rp283,95 per kilogram.

Dalam penetapan periode ini, harga CPO yang digunakan tim tercatat sebesar Rp15.696,29 per kilogram, sedangkan harga kernel sebesar Rp14.055,05 per kilogram.

Indeks K yang digunakan sebesar 93,30 persen dengan BOTL 0,61 persen. Sementara harga cangkang ditetapkan sebesar Rp24,65 per kilogram.

Penetapan harga TBS tersebut mencakup tanaman umur 3 hingga 30 tahun. Perhitungan menggunakan tabel rendemen harga baru hasil kajian PPKS Medan yang telah disepakati oleh tim.

Untuk tanaman umur 3 tahun, harga TBS ditetapkan sebesar Rp3.006,76 per kilogram. Umur 4 tahun Rp3.354,39, umur 5 tahun Rp3.600,80, umur 6 tahun Rp3.739,85, umur 7 tahun Rp3.824,10, dan umur 8 tahun Rp3.870,50 per kilogram.

Harga tertinggi berada pada kelompok umur 9 tahun sebesar Rp3.885,17 per kilogram.

Selanjutnya, harga TBS umur 10-20 tahun ditetapkan sebesar Rp3.844,40 per kilogram.

Untuk tanaman umur 21 tahun, harga TBS ditetapkan Rp3.779,36 per kilogram, umur 22 tahun Rp3.704,52, umur 23 tahun Rp3.619,43, umur 24 tahun Rp3.555,00, dan umur 25 tahun Rp3.502,13 per kilogram.

Kemudian umur 26 tahun sebesar Rp3.483,09, umur 27 tahun Rp3.453,65, umur 28 tahun Rp3.397,85, umur 29 tahun Rp3.356,85, dan umur 30 tahun sebesar Rp3.263,13 per kilogram.

Penetapan harga tersebut mengacu pada Permentan Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun Mitra dan Keputusan Dirjenbun Nomor 144/Kpts./PP.320/E/12/2025 tentang Pedoman Umum Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun Mitra.

Dalam penetapan harga kali ini, terdapat sejumlah PKS yang tidak melakukan penjualan. Sesuai Permentan Nomor 13 Tahun 2024 Pasal 16, harga CPO dan kernel yang digunakan merupakan harga rata-rata tim. Apabila terkena validasi kedua, maka digunakan harga rata-rata KPBN.

Untuk periode ini, harga rata-rata CPO KPBN tercatat sebesar Rp15.733 per kilogram, sedangkan harga rata-rata kernel KPBN sebesar Rp13.810 per kilogram.

Defris mengatakan, Dinas Perkebunan Provinsi Riau bersama Tim Penetapan Harga TBS terus melakukan perbaikan tata kelola agar penetapan harga sesuai dengan regulasi dan memberikan keadilan bagi kedua pihak yang bermitra.

“Dalam penetapan harga TBS Provinsi Riau Dinas Perkebunan Provinsi Riau dan Tim Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun selalu melakukan perbaikan tata kelola agar penetapan harga ini sesuai dengan regulasi dan berkeadilan untuk kedua belah pihak yang bermitra,” ujarnya.

Menurutnya, perbaikan tata kelola tersebut merupakan upaya serius seluruh stakeholder yang didukung Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau.

“Membaiknya tata kelola penetapan harga ini merupakan upaya yang serius dari seluruh stakeholder yang didukung oleh Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau,” katanya.

Ia menambahkan, komitmen tersebut diharapkan dapat memberikan dampak terhadap peningkatan pendapatan petani yang pada akhirnya bermuara pada kesejahteraan masyarakat.

“Komitmen bersama ini pada akhirnya tentu akan berimbas pada peningkatan pendapatan petani yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Dengan penurunan tersebut, harga TBS mitra swadaya Riau untuk periode 23-29 September 2026 turun dengan penurunan tertinggi sebesar Rp27,08 per kilogram pada tanaman umur 9 tahun.

Berikut daftar harga TBS kelapa sawit kemitraan swadaya Provinsi Riau periode 23-29 September 2026:

Umur 3 tahun sebesar Rp3.006,76 per kilogram, umur 4 tahun Rp3.354,39, umur 5 tahun Rp3.600,80, umur 6 tahun Rp3.739,85, umur 7 tahun Rp3.824,10, umur 8 tahun Rp3.870,50, umur 9 tahun Rp3.885,17, umur 10-20 tahun Rp3.844,40, umur 21 tahun Rp3.779,36, umur 22 tahun Rp3.704,52, umur 23 tahun Rp3.619,43, umur 24 tahun Rp3.555,00, umur 25 tahun Rp3.502,13, umur 26 tahun Rp3.483,09, umur 27 tahun Rp3.453,65, umur 28 tahun Rp3.397,85, umur 29 tahun Rp3.356,85, dan umur 30 tahun Rp3.263,13 per kilogram.

Indeks K ditetapkan 93,30 persen, BOTL 0,61 persen, harga CPO Rp15.696,29 per kilogram, harga kernel Rp14.055,05 per kilogram, dan harga cangkang Rp24,65 per kilogram. 

Terkini