Universitas Abdurrab Gelar Abdurrab Youth International Invention and Innovation Competition 2026

Universitas Abdurrab Gelar Abdurrab Youth International Invention and Innovation Competition 2026

PEKANBARU (RIAUSKY.COM) – Universitas Abdurrab (Univrab) menggelar kegiatan Abdurrab Youth International Invention and Innovation Competition (AYIIC) 2026, Selasa, 22 September 2026, di Susiana Tabrani Convention Hall, Pekanbaru. AYIIC adalah ajang kompetisi ilmiah serta pameran inovasi internasional yang diselenggarakan oleh Univrab untuk mewadahi ide, riset, dan karya kreatif generasi muda. AYIIC 2026 juga merupakan rangkaian dari kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional Universitas Abdurrab–Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM).

Ada pun para peserta Expo AYIIC 2026 berasal dari 50 Kelompok KKN Universitas Abdurrab dan 1 kelompok PPK Ormawa (Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan) dari Prodi Sarjana Kedokteran Universitas Abdurrab penerima pendanaan Kemdiktisaintek 2026. Tim tersebut berhasil menembus 200 besar nasional Kemendiktisaintek dan mengikuti Penilaian Kemajuan Pelaksanaan untuk melangkah ke ajang Abdidaya PPK Ormawa 2026 di Makassar.

Tampak hadir Pembina Yayasan Abdurrab Pekanbaru, Dr. dr. Susiana Tabrani, M.Pd., Rektor Universitas Abdurrab, Prof. Susi Endrini, S.Si., M.Sc., Ph.D., para wakil rektor, dekan, civitas akademika Univrab, serta sekolah-sekolah mitra Univrab, seperti SMK Abdurrab Pekanbaru, SMA N 4 Pekanbaru, SMA N 16 Pekanbaru, MAN Al Fajar Pekanbaru, SMK 5 Agustus Pekanbaru, SMK Setia Dharma Pekanbaru, SMA YLPI Pekanbaru, SMK Taruna Pekanbaru, SMKF Ikasari Pekanbaru, SMAN 2 Pekanbaru, SMA Babussalam Pekanbaru, SMKN 8 Pekanbaru, SMAN Plus Pekanbaru, SMA Muhammadiyah 1 Pekanbaru, MA Al-Ikhwan Pekanbaru, SMA Al Kausar.

Pembina Yayasan Abdurrab Pekanbaru, Dr. dr. Susiana Tabrani, M.Pd., mengaku bangga dengan prestasi-prestasi yang sudah diraih oleh mahasiswa dan juga dosen Univrab, termasuk keberhasilan dalam melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional Universitas Abdurrab–Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM).

Terlepas dari banyaknya prestasi yang sudah diraih, Susiana menegaskan bahwa yang terpenting adalah bagaimana kehadiran Univrab di masyarakat bisa memberikan dampak yang baik.

“Kita buktikan kalau Univrab berguna bagi masyarakat, tunjukkan kita punya karakter, jujur dan beradab, karena saat ini hal seperti itu sangat langka di masyarakat kita,” tegasnya.

Di sisi lain, Susiana melihat pelaksanaan AYIIC 2026 sebagai langkah strategis dalam mendorong generasi muda untuk terus berkarya dan menghadirkan berbagai inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

“AYIIC tidak hanya menjadi ajang kompetisi untuk memperoleh prestasi, tetapi juga menjadi ruang bagi para peserta untuk mengembangkan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, keberanian berinovasi, serta membangun jejaring dengan generasi muda dari berbagai daerah dan negara,” harapnya.

Melalui AYIIC 2026, diharapkan lahir berbagai gagasan dan karya inovatif yang tidak berhenti pada kompetisi, tetapi dapat dikembangkan menjadi solusi nyata bagi berbagai persoalan di masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Universitas Abdurrab dalam memperkuat budaya akademik, penelitian, inovasi, dan kolaborasi di tingkat internasional.

Sementara itu, Rektor Universitas Abdurrab, Prof. Susi Endrini, S.Si., M.Sc., Ph.D., menjelaskan bahwa pada expo tahun ini Univrab menghadirkan peneliti dari Abdurrab yang telah mendapatkan hibah Penelitian dari Ditjen Risbang Kemendiktisaintek RI tahun 2026.

Rektor juga mengapresiasi pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional Universitas Abdurrab–Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM) Tahun 2026 yang telah sukses dilaksanakan.

“Apresiasi kepada Yayasan Abdurrab, para wakil rektor, dosen pembina, para mahasiswa, panitia, serta semua pihak yang telah menyukseskan kegiatan yang mengambil tema ‘Abdurrab Berdaya & Berdampak 2026’ ini,” jelasnya.

Karena itu, keberhasilan KKN tidak hanya dilihat dari banyaknya program yang terlaksana, tetapi terutama dari manfaat yang dirasakan oleh masyarakat. Kehadiran mahasiswa diharapkan dapat membuka ruang edukasi dan pemberdayaan, termasuk di bidang kesehatan, dengan menggabungkan berbagai disiplin ilmu.

Semangat kolaborasi lintas bidang tersebut juga menjadi bagian dari upaya menerjemahkan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bentuk kegiatan yang lebih konkret. Internasionalisasi diharapkan tidak membuat mahasiswa berjarak dengan persoalan masyarakat, tetapi justru memperluas perspektif mereka untuk menemukan solusi terhadap berbagai persoalan yang ada.

Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan, Wahyu Ramadhan, S.Si., M.Sc., menegaskan bahwa upaya mewujudkan Universitas Abdurrab bertaraf internasional harus berjalan seiring dengan komitmen untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, internasionalisasi tidak hanya tentang membawa mahasiswa untuk belajar atau mengikuti kegiatan di negara lain, tetapi bagaimana pengalaman tersebut dapat diterjemahkan menjadi karya dan program yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Semangat tersebut diwujudkan melalui berbagai program pengabdian dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional. Pada pelaksanaannya, sebanyak 564 mahasiswa terlibat yang terbagi dalam 50 kelompok, didampingi 53 dosen dan tersebar di 47 kecamatan. Kegiatan tersebut juga melibatkan 10 mahasiswa dari Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM) yang berkolaborasi dalam pelaksanaan kegiatan di wilayah Sungai Pinang, Kampar.

Dalam pelaksanaan KKN, aspek keselamatan dan perlindungan mahasiswa menjadi perhatian utama. Selain itu, ada empat program unggulan yang dilaksanakan, yakni Misi Literasi Qurani, Misi Sehati (Sehat, Harmonis, dan Terbina), Misi Lestari Lingkungan dan Budaya Melayu, serta Misi Suluh Cita yang berfokus pada pengenalan kampus dan pengembangan minat siswa.

Dalam pelaksanaan AYIIC 2026 ini juga digelar Talkshow Riau Merdeka Asap 2026 yang kembali membahas bahaya kabut asap yang kini dialami sejumlah daerah di tanah air, termasuk Riau, dengan menghadirkan pembicara dr. Neni Ristiani, M.Si., yang merupakan dosen tetap dan peneliti di Universitas Abdurrab (Univrab) Pekanbaru, serta Sepridawati Siregar, S.Si., M.T., Ph.D., yang juga merupakan dosen Universitas Abdurrab.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi gambaran bahwa visi internasional Universitas Abdurrab tetap berpijak pada kebutuhan masyarakat. Mahasiswa didorong untuk memiliki wawasan global, tetapi tetap memahami persoalan lokal. Dengan demikian, pengalaman internasional yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk menghasilkan inovasi, membangun masyarakat, menjaga lingkungan, serta menghadirkan manfaat yang berkelanjutan.

Universitas Abdurrab Kampus I beralamat di Jalan Riau Ujung Nomor 73, Pekanbaru. Kampus II terletak di Jalan Bakti, Tangkerang Barat, Marpoyan Damai, Pekanbaru, Riau. Informasi pendaftaran mahasiswa baru bisa menghubungi nomor telepon seluler 0811-6900-026, atau melalui media sosial Instagram, Facebook, YouTube, dan TikTok @universitasabdurrab.official. (*)

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional