PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Bayi berumur empat bulan atas nama Nabil Khoirin Rahman tidak diterima di posko evakuasi bayi dan balita yang ada dikantor walikota.
"Nabil memang demam dan sesak nafas karena batuk pilek sejak 4 hari lalu, saya kira tadi bisa dirawat dipokso evakuasi,"ungkap Sulastri, orang tua Nabil yang tinggal di Kelurahan Tangkerang Labuai,Kecamatan Bukit Raya, Kamis (8/10).
Sulastri mengaku memperoleh informasi adanya posko evakuasi bayi dari tetangganya. Dibenarkan Sulastri dirinya tidak ke puskesmas dulu membawa Nabil tapi langsung saja membawa ke kantor walikota.
"Saya dengar ada posko evakuasi bayi makanya tadi dari rumah langsung kemari, "tambahnya lagi. Dilain sisi, Kasubag Informasi dan Pengaduan Masyarakat Setda Humas Pekanbaru,Mawardi menjelaskan bahwa bayi yang ditampung diposko evakuasi adalah bayi sehat dari keluarga tidak mampu. Kalau yang sakit dikhawatirkan bisa menular ke bayi lainnya.
"Untuk kasus Nabil kita arahkan untuk dirawat terlebih dahulu di Puskesmas Harapan Raya, kalau nanti kondisinya sudah membaik bisa kembali datang ke posko evakuasi dikantor walikota,"jelas Mawardi. (RO3)
- Otonomi
- Kota Pekanbaru
Pemko Tolak Bayi Umur 4 Bulan Masuk di Posko Evakuasi, Ini Alasannya
Redaksi
Kamis, 08 Oktober 2015 - 16:15:31 WIB
Pilihan Redaksi
IndexUniversitas Abdurrab Launching 'Halala', Body Lotion yang Halal dan Sehat
Tak Terima Nama Dicatut, LLMB Beri PHR Waktu 1 Bulan untuk Beri Penjelasan
Rumah Dinas Bupati Indragiri Hilir Kebanjiran, Ini Penampakannya
Blok Minyak West Kampar di Riau Kini Punya Pengelola Baru
Pengumuman! Pendaftaran Calon Anggota Panwaslu Kelurahan/Desa di Riau Diperpanjang
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Otonomi
Bangun Kampung Nelayan di Sungai Buluh, Bupati Herman 'Runding' Bersama Warga
Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:23:43 Wib Otonomi
Pemkab Inhu Jajaki Peluang Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi
Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:03:57 Wib Otonomi
Realisasi Belanja APBD Siak Hingga September Capai 68 Persen
Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:36:21 Wib Otonomi
Investor Belanda Jajaki Potensi Penolahan Sampah Menjadi Energi di Dumai
Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:15:40 Wib Otonomi

