RENGAT (RIAUSKY.COM) - Nasib naas dialami seorang bocah 8 tahun, warga Desa Redang Seko, Kecamatan Lirik, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, ia tewas bersimbah darah usai jadi korban tabrak lari di ruas Jalan Lintas Timur daerah itu, Ahad kemarin.
Adapun korban diketahui bernama Elmi Saat Harahap (8). Sadisnya, insiden itu terjadi dihadapan mata ibu korban yang tengah menimbang buah kelapa sawit, tepat di seberang jalan korban mengalami kecelakaan.
Menurut warga, korban tewas akibat dihantam mobil mitsubisi colt diesel yang tidak diketahui identitasnya. Karena, usai menabrak korban, sopir mobil langsung tancap gas ke arah Pekanbaru.
"Sebelum menabrak korban, sopir mobil tersebut sempat hilang kendali karena kaget dan berupaya mengelakan korban. Setelah itu, sopir tersebut langsung kabur ke arah Pekanbaru," jawab salah seorang warga.
"Berdasarkan keterangan saksi yang sempat melihat kejadian itu, mobil yang menabrak korban jenis mitsubishi cold diesel, ujar Kasat Lantas Inhu AKP Ricky M Mandey S.Ik mellaui Kanit Laka Sat Lantas Polres, Aipda Andra Leksi.
Sebelumnya sebut Leksi, siang itu korban sedang bermain bersama beberapa rekan sebayanya dekat sebuah jembatan sungai kecil yang diduga ada buaya di sungai itu. Dan korban berencana untuk melihat buaya tersebut dari pinggir sungai.
"Tak tahu mengapa, korban langsung menyeberang jalan. Naas, saat itu pula melintas colt diesel dan langsung menyambar korban, sehingga korban tewas di tempat kejadian. Korban tewas akibat luka parah yang dialaminya," jelas Leksi.
Warga yang kebutulan sedang sepi, menjadi kesempatan bagi mobil tersebut untuk tancap gas. Dan kejadian itu baru dilaporka warga ke Polsek Lirik setelah beberapa jam kemudian.
"Karena pelaporannya terlambat, sehingga petugas yang melakukan pengejaran kehilangan mobil tersebut," tegasnya.
Korban itu merupakan anak bungsu dari pasangan Irwansyah Harahap (43) dan Marhama (41). Saat itu ayah korban tengah berda di rumah, sementara ibu korban tengah menimbang buah sawit.
"Mirisnya, korban ditabrak persis didepan ibunya yang kebetulan tidak jauh dari lokasi kejadian. Dan hal itu membuat ibu korban terpukul dan belum bisa dimintai keterangan. Terhadap mobil tersebut, kita masih melakukan pelacakan dan pengejaran," pungkas Leksi menerangkan. (R18/Grc)
Listrik Indonesia

