Ditemukan Dua Orang Nelayan

Pakai Baju Kurung, Wanita Ini Diduga Jadi Korban Banjir Kampar

Pakai Baju Kurung, Wanita Ini Diduga Jadi Korban Banjir Kampar
Petugas saat melakukan evakuasi mayat korban
PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Dua orang pencari ikan di Sungai Kampar kaget bukan kepalang, bukannya dapat ikan, mereka justru menemukan sesosok jasad manusia dalam posisi terlentang terbawa arus sungai, tadi pagi.
 
Syamsir dan Dedi tak menyangka, niatnya mencari ikan di Sungai Kampar dengan menggunakan sampan justru membuat keduanya menemukan korban hanyut. Mereka pun langsung membawa korban ketepian.
 
Awalnya tidak ditemukan identitas apapun dari tubuh korban. Hanya ciri-cirinya memakai baju kurung warna cokelat lengan panjang bermotif bunga, serta menggunakan rok panjang warna cokelat.
 
Keduanya lalu menghubungi aparat Polsek Tambang. Oleh polisi, mayat tanpa identitas ini dibawa ke Puskesmas dan dievakuasi ke RSUD Bangkinang, Kabupaten Kampar untuk divisum, sembari menunggu keluarganya.
 
Usut punya usut, wanita yang hanyut terseret arus Sungai Kampar ini diketahui bernama Supinah, umur 52 tahun, warga Jalan Ahmad Yani, Kota Bangkinang. Saat hilang, pihak keluarga sempat mengunggah informasi itu ke media sosial.
 
Menurut keluarga, Supinah dinyatakan hilang sejak Senin (6/3/2017) malam lalu. Selain itu korban juga diketahui mengalami gangguan kesehatan dan acap kebingunan. Setelah dicek ke RSUD, ciri-cirinya sama persis.
 
Polisi memastikan tidak ditemukan tanda kekerasan dan luka pada tubuh wanita tersebut, sesuai dengan hasil visum rumah sakit. Kuat dugaan, ia murni jadi korban hanyut oleh ganasnya arus Sungai Kampar.
 
"Korban sudah kita serahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan secara layak. Kita imbau warga agar hati-hati beraktivitas di dekat Sungai Kampar, mengingat volume debit air meningkat," ungkap Kapolsek Tambang, AKP Jambi Lumban Toruan. (R10/Rtc)

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional