Gas Elpiji 3 Kilogram hanya Berisi Setengah, Ada Indikasi Permainan Pada Agen dan Distributor

Gas Elpiji 3 Kilogram hanya Berisi Setengah, Ada Indikasi Permainan Pada Agen dan Distributor
Elpiji 3 Kilogram.
BENGKALIS (RIAUSKY.COM) - Masyarakat Kabupaten Bengkalis akhir-akhir ini diresahkan oleh kecurangan pihak distributor gas LPG 3 kg.
 
Pasalnya, gas LPG 3 kg yang merupakan gas LPG bersubsidi untuk memenuhi kebutuhan bagi masyarakat kurang mampu ini diduga telah dipermainkan oleh pihak distributor, dimana gas LPG dengan tabung warna melon ini seharusnya berisi 3 kg namun pada kenyataanya hanya berisi setengahnya. 
 
Hal ini terungkap setelah salah seorang ibu warga desa Damai kecamatn Bengkalis Siti Zulaikha  menyampaikan keluhanya kepada wartawan media ini,Minggu (7/5/17) siang, 
 
"Kita beli gas aja sekarang ini sudah kena tipu, gas katanya 3 kilo (kg), tapi isinya paling sekilo lebih, mana payah nyarinya dan kalaupun ada juga mahalnya minta ampun " kata wanita yang akrap dengan sapaan Echa ini dengan nada kecewa. 
 
Mendapat informasi demikian maka wartawan media ini segera melakukan investigasi lapangan untuk membuktikan kebenaran dari informasi ini,wartawan mencoba mendatangi salah satu kedai runcit di desa tersebut yang kebetulan menjual gas LPG 3 kg eceran, wartawan pun mencoba untuk mengukur isi tabung melon tersebut dengan menggunakan alat pengukur dan hasilnya memang cukup mengejutkan. 
 
Menanggapi temuan ini, sekretaris Bengkalis Foundation Yulianto, S. PdI berharap agar segenap instansi yang berkopenten dengan permasalahan ini dapat segera mengambil sikap untuk menghindari kerugian yang lebih besar dari masyarakat. 
 
"Ini penipuan, jadi tidak boleh dibiarkan,  saya harap pihak pihak yang berkopenten segera menyikapi, agar masyarakat tidak semakin dirugikan ", kata Yulianto. 
 
Lebih lanjut pria yang aktif dibeberapa organisasi kemasyarakatan ini juga menegaskan kalau hal ini merupakan tanggung jawab pemerintah dan juga aparat penegak hukum untuk menyelesaikan persialan ini.
 
"Disperindag Bengkalis kemana?, kepolisian juga kemana?, ini tugas mereka untuk melakukan pengawasan dan penindakan, kok bisa lalai seperti ini, mereka kan bisa sidak ketempat distributor, mana tau disitu ada praktek malingnya, atau langsung cek ke tempat pengisianya "pungkas Yulianto geram. (R13/R07)

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional