PEKANBARU (RIAUSKY.COM) – Program Keluarga Berencana (KB) tak selalu identik dengan perempuan. Istilah ini sudah tidak tetap lagi digunakan, karena KB tidak hanya dilakukan oleh kaum perempuan tapi juga dilakukan kaum laki-laki. Namun saat ini kesadaran pria terhadap program KB di Indonesia tergolong rendah.
BKKBN Pusat maupun daerah sudah berusaha mensosialisasikan hal ini sebagai salah satu cara untuk meningkatkan partisipasi pria dalam program KB dan meyakinkan kepada kaum pria bahwa KB bukanlah urusan perempuan semata.
"Selama ini mindset kita ber KB itu adalah perempuan, ini yang harus dirubah dan diberikan pemahaman lebih terhadap kaum pria." ujar Andra Sjafril, Kepala dinas kependudukan pencatatan sipil pengendalian penduduk dan keluarga berencana Provinsi Riau, Selasa, 9 Mei 2017, .
Sekarang ada namanya metode kontrasepsi jangka panjang untuk pria (MOP), sejauh ini yang sukses itu dengan adanya program TNI kanekes tapi seharusnya bukan hanya itu. Karna TNI sifatnya mandatory dari atasan sampai kebawah.
"Diharapkan tidak hanya mereka yang bisa mensukseskan program pria ber KB, tapi semua penduduk itu bisa diharapkan mampu mensukseskan program kontrasepsi jangka panjang." Tutup Andra saat ditemui di forum koordinasi urusan bidang dalduk dan KB di kab/kota (UUD 23 tahun 2014) dan forum Kelembagaan tahun 2017. (*)
Listrik Indonesia

