BAGANSIAPIAPI (RIAUSKY.COM) - Rumah dinas Camat Bagan Sinembah Raya (Basira) yang beberapa waktu lalu sempat diwanti-wanti Bupati Rokan Hilir, H Suyatno agar ditempati pada saat meresmikan Kantor Camat Basira, kini dijadikan kantin. Ironisnya, tersedia Dam Batu di atas meja.
Pantauan awak media beberapa waktu lalu, saat itu tampak tim Inspektorat sedang meninjau bangunan rumah dinas Camat tersebut. Didalam garasi, tampak sebuah mobil pribadi merk Suzuki Ertiga sedang parkir.
Sementara, di dalam ruangan, tampak beberapa staf pria dan wanita sedang duduk-duduk yang mana di atas meja tampak Dam Batu terlihat berserakan. Ketika ditanya, siapa mereka yang sedang duduk-duduk, mereka mengaku staf kantor Kecamatan Basira.

Garasi rumah dinas camat yang dijadikan tempat parkir
Padahal, pada acara persemian Kantor Camat Bagan Sinembah Raya Bupati Rokan Hilir H Suyatno sudah menegaskan kepada camat yang mendapat bangunan rumah dinas Camat yang baru wajib ditempati setelah diresmikan Kantor Camat.
Dan pada saat itu Bupati juga mengatakan bahwa dirinya akan turun lagi dan melakukan kroscek di rumah dinas camat, ditempati camat apa tidak. Tujuan Bupati Rohil saat itu, ia ingin para camat melayani masyarakat dengan dekat dan segala urusan administrasi bisa cepat dan apa bila camat sudah di tempat. Maka dari pada itu para camat wajib tinggal di rumah dinas, kapanpun masyarakat butuh camat selalu ada.
Selain itu, di teras samping terdapat beberapa kursi dan meja dan terlihat beberapa orang pria sedang ngobrol. Ketika disambangi dan ditanyakan, apakah Bapak Camat ada, mereka serentak mengatakan bahwa Camat tidak ada karena sedang pergi ke Pekanbaru. Satu diantaranya mengaku Sekretaris Camat (Sekcam) yang bernama Aswan.
Saat itu, salah satu tim sempat menyinggung pernyataan Bupati saat meresmikan kantor camat beberapa bulan lalu, bahwa rumah dinas tersebut harus ditinggali oleh camat. Bahkan Bupati akan meninjau ke lokasi jika tidak ditinggali.
Sekcam mengaku bahwa rumah dinas tersebut belum rampung dikerjakan dan pada hari itu, inspektorat dari kabupaten sedang mengecek bangunan yang belum dibayar Penkab Rohil tersebut. "Mungkin karena bangunan (rumah dinas, red) ini belum selesai," ujarnya meyakinkan.
Namun ketika disinggung kenapa dijadikan kantin dan bahkan sempat terlihat Dam Batu yang identik dengan judi, Sekcam terlihat mengelak dan menyarankan agar konfirmasi langsung dengan camat, Bapak Hadiono.
"Kalau soal itu (dijadikan kantin, red) konfirmasi camat aja," elaknya. Padahal camat tidak ada di tempat.
Usai ditinjau inspektorat, kontraktor pembangunan rumah dinas camat yang mengaku bernama Lutfi mengatakan bahwa keterlambatan penyelesaian rumah dinas tersebut dikarenakan proses pembayaran oleh pemkab Rohil yang tersendat.
"Sebenarnya hanya tinggal sedikit lagi, pembangunan ini selesai. 1 hari ini pun bisa rampung," ujarnya meyakinkan.
Camat Bagan Sinembah Raya Hadiono angkat bicara. Hadiono mengatakan bahwa pemanfaatan gedung tersebut sementara waktu diluar fungsi sebenarnya dilakukan karena gedung yang peruntukkannya untuk kantor camat tersebut di atas belum bisa ditempati karena masih belum rampung pembangunannya.
"Gedungnya belum secara keseluruhan siap, listrik belum ada, sehingga belum bisa kami tempati," demikian sanggahan yang disampaikan Camat Bagan Sinembah Raya Hadiono melalui selulernya, Rabu (24/5).
Oleh karenanya, lanjut Hadiono menjelang finishing menyeluruh rumah dinas tersebut sebagai langkah antisipasi menjaga keamanan kantor berikut sarana dan prasana yang ada di kantor tersebut, ianya berinisiatif akan hal tersebut.
"Ini kan untuk sementara waktu sampai rumah dinas itu siap, kalau sudah siap ya tentunya tidak mungkin ada kantin, langkah ini saya ambil untuk agar ada yang menjaga kantor camat ini karena kantor ini kan belum ada penjaganya, jadi nggak ada maksud lain-lain dalam hal ini, ini hanya sebagai upaya untuk menjaga kantor camat saja," urainya.
Sementara itu Sekdakab Rohil H. Surya Arfan melalui pesan messenger secara tegas menyatakan bahwa dirinya telah memerintahkan camat Bagan Sinembah Raya agar tidak lagi memfungsikan rumah dinas tersebut sebagai kantin.
"Terima kasih informasinya adinda, saya sudah perintahkan camat untuk tidak dijadikan kantin rumah dinas tersebut," tegasnya. (R15/Irc)
Listrik Indonesia

