PASIRPANGARAIAN (RIAUSKY.COM) - Guru sekolah dasar dan tingkat pertama yang di SK kan oleh Pemprov Riau dan bertugas di Rokan Hulu, merasa tidak diperhatikan oleh Pemda Rohul.
Hal ini mereka lihat dengan keberadaan pegawai dan honorer Pemda Rohul yang mendapatkan dana transportasi setiap bulan dari Pemda Rohul.
Untuk membicarakan soal perhatian itu, Sabtu 03 Juni 2017, sebanyak 380 guru bantu Provinsi Riau yang bertugas di Rokan Hulu melakukan pertemuan dengan Ketua Komisi III DPRD Rokan Hulu Wahyuni MSi yang dilaksanakan di Gedung Dharma Wanita Kabupaten Rokan Hulu.
Dalam pertemuan itu, para guru ini mengharapkan Pemda Rokan Hulu untuk dapat memberikan mereka dana transportasi sebagaimana yang diberikan Pemda Rohul kepada pegawai di Rokan Hulu.
Menjawab pertanyaan dari beberapa orang guru bantu, yang ada juga menuntut untuk dijadikan sebagai PNS karena sudah honor hampir belasan tahun, Ketua Komisi III DPRD Rokan Hulu yang membidangi Pendidikan dan Kesehatan, Wahyuni mengungkapkan, usulan itu akan disampaikan ke Pimpinan Dewan dan Pemda Rokan Hulu.
Menurut Wahyuni, dirinya tidak memiliki kapasitas untuk mengambil keputusan.
Sementara itu, Ketua Perkumpulan Guru Bantu Provinsi Riau yang bertugas di Rokan Hulu, Jefri mengaku akan membuat kantor di Kota Pasir Pengaraian sebagai wadah perkumpulnya para sesama guru bantu Provinsi Riau di Rokan Hulu. (R19)
Listrik Indonesia

