RAMBAH (RIAUSKY.COM) - Malang betul nasib yang menimpa Mustari (45) dan keluarganya. Rumah tempat mereka yang terletak di Km 5 Batang Samo Desa Suka Maju, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Provinsi Riau rata dengan tanah habis dilalap si jago merah, Senin sore (26/5/2017) sekitar pukul 16.30 Wib.
Tidak hanya rumah, anak Mustari yang masih berusia 2 bulan bernama Sakila yang ditinggal dan terkurung di dalam rumah tidak bisa diselamatkan. Bayi itu ikut hangus terbakar.
Dari data Polres Rohul yang diterima awak media menyebutkan Kebakaran rumah sebanyak 2 (dua) unit Rumah berdasarkan laporan polisi nomor: LP/61/VI/2017/Riau/ResRohul tanggal 26 Juni 2017.
Sesuai laporan Seni, (45) perempuan Tani, alamat Dusun Batang Samo Hilir Desa Suka Maju, Korban Meninggal Dunia, Sakila, Perempuan 2 bulan (bayi).
Saksi-saksi Fahrun Nasution (tetangga korban),(50), Hendra (tetangga korban), (33) alamat yang sama.
Adapun data 2 (dua) unit rumah yang terbakar,Satu unit Rumah yang terbuat dari bata 2 lantai, yang mana lantai dua terbuat dari papan ukuran 6meter X 12 meter , milik Masturi, (50), yang sehari-hari berprofesi sebagai pedagang hangus terbakar rata dengan tanah.
"Selanjutnya Satu Unit Rumah terbuat dr Papan Kayu milik Yusril, (45), dimana posisi rumah persis berada di belakang rumah milik Masturi dengan jarak sekitar 2 meter dengan Kondisi Rumah terbakar pada bagian dapur," kata Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto SIK, MH melalui Paur Humas Ipda Suheri Sitorus kepada spiritriau.
Kronologis kejadian urai Paur Humas Polres Rohul, pada hari Senin 26 Juni 2017 pukul 16.00 wib, Rosna wati istri dari Masturi pergi meninggalkan rumah dan 3 orang anaknya yang sedang tidur ke rumah orang tuanya yang berada di samping SD 005 Desa Suka Maju
Dan sekira pukul 16.10 wib Fahrudin melihat api sudah menjalar ke bagian atas lantai 2 rumah korban, kemudian Fahrudin berteriak minta tolong dan melihat 2 orang anak korban telah keluar dari rumah, kemudian anak korban bernama Desi Riani, perempuan 12 tahun memberitahu kepada Fahrudin bahwa adeknya yang bernama Syaqila, perempuan, 2 bulan masih berada di dalam rumah, namun kondisi rumah telah terbakar hingga lantai bawah tidak memungkinkan untuk diselamatkan lagi.
"Sehingga bayi ikut hangus terbakar bersamaan rumah pemilik," tulis Ipda Suheri Sitorus malam.
Jelasnya, api baru bisa dimatikan beberapa saat kemudian setelah tiba dua unit Mobil Damkar di TKP. Kemudian petugas Damkar dibantu personil Polsek Rambah dan warga sekitar. Api berhasil dipadamkn skr pkl 17.00 wib.
"Kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan -+ Rp 40 juta. Sedang penyebab kebakaran masih dilakukan penyelidikan oleh penyidik Polres Rohul," pungkasnya. (R11/Src)
Listrik Indonesia

