PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Kasus kekerasan dalam rumah tangga kembali terjadi di Pekanbaru. Berawal dari adu mulut, seorang ibu muda berinisial C (26) dan anaknya menjadi korban penganiayaan suaminya yang kalap.
Dia diduga dihajar dengan tangan, bahkan dipukuli menggunakan tali pinggang. Tak cukup itu, sang suami berinisial MS juga menyundut tubuh istrinya tersebut menggunakan api rokok.
Penganiayaan tak hanya dialami C. Buah hati hasil pernikahan mereka juga menjadi korban aksi kalap MS. Dia memukul kepala anaknya menggunakan handuk dan menghantukkan kepalanya ke terali besi hingga mengami memar dan berdarah.
Peristiwa diduga Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dialami C terjadi pada Minggu (30/7/2017) sekitar pukul 14.00 WIB di rumahnya di jalan Parit Indah, Kecamatan Bukit Raya.
C dan suaminya MS awalnya terlibat pertengkaran mulut yang diduga dipicu permasalahan rumah tangga. Namun entah kenapa MS naik pitam dan tega menganiaya C.
Bahkan tak hanya dengan tangan kosong, MS juga diduga melakukan penganiayaan dengan ikat pinggang, tongsis, dan juga sulutan api rokok.
Menurut data yang dirilis pihak kepolisian, pada bagian tangan dan punggung C dipukul dengan ikat pingang, pada bagian wajah ditinju, pada bagian lengan dipukul dengan tongsis, dan pada pada paha kiri disulut dengan api rokok.
Tak hanya kepada C, MS juga meluapkan amarahnya kepada anaknya sendiri. Oleh MS, sang anak dipukul dengan handuk dan kepalanya dihempaskan ke terali besi sehingga mengalami luka di wajahnya.
Tak tahan dengan perlakuan suaminya tersebut, C pun melaporkannya ke Mapolsek Bukit Raya.
Kapolsek Bukit Raya Kompol Pribadi melalui Kanit Reskrim AKP Sihol Sitinjak saat dikonfirmasi menjelaskan, saat ini kasus yang menimpa C dan anaknya sedang dalam proses penanganan.
"Laporan korban sudah kita terima. Saat ini masih dalam proses penanganan tim Unit Reskrim Polsek Bukit Raya," ujarnya. (R-05)
Sumber berita: tribun Pekanbaru
Listrik Indonesia

