WOW...Persalinan Normal, Fitriyah Lahirkan Bayi Raksasa dengan Bobot 5,4 Kg

WOW...Persalinan Normal, Fitriyah Lahirkan Bayi Raksasa dengan Bobot 5,4 Kg
Fitriyah dna bayinya yang besar
BANYUMAS (RIAUSKY.COM) - Warga Desa Cilempuyang, RT: 03/05, Kecamatan Cimanggu, geger atas kehaliran bayi raksasa. Fitriyah (28) melahirkan bayi laki-laki dengan bobot 5,4 kilogram. 
 
Hebatnya, bayi itu lahir melalui proses persalinan normal meski sempat mengalami kesulitan.
 
Kepala Ruang Kebidanan Puskesmas Cimanggu 1, Dwi Atikah mengatakan, kondisi bayi pasca persalinan sehat dan tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kelainan. Bayi itu lahir pada Senin (31/7) malam di Puskesmas Cimanggu 1.
 
"Bayi lahir melalui persalinan normal. Beratnya lima ribu empat ratus gram (5,4 kg). Lahir pada 31 Juli pukul 22.55," ujar dia kepada Radar Banyumas.
 
Dia mengatakan, Fitriyah juga tidak mengalami kelainan meski sudah mengalami proses persalinan selama hampir 3 jam. Bayi dan orang tuanya bahkan langsung diperbolehkan pulang pada Selasa (1/8). 
 
"Bayi sehat dan normal. Bahkan kemarin sudah boleh pulang," kata dia.
 
Dia mengatakan, kasus ini merupakan yang pertama kali terjadi di puskesmas tersebut. Bayi berukuran besar terakhir yang lahir disana berbobot 4,2 kg dan lahir selamat dan lahir dengan cara normal. 
 
"Ini yang pertama. Kemarin sempat ada yang empat koma dua," katanya.
 
 
Sementara itu, dr Yani Amaroh mengatakan, petugas medis di sana tidak menyangka akan membantu persalinan bayi raksasa. Ini karena adanya catatan medis yang dibawa bidan desa dan tidak ada satupun yang menunjukkan kandungan mengalami masalah. Hal ini diperkuat dengan hasil pemeriksaan Ultra Sonography (USG) 2 pekan sebelum melahirkan.
 
"Hasil USG menunjukkan berat bayi diperkirakan hanya tiga kiloan. Namun ternyata saat lahir bobotnya lima koma empat kilo," kata dia.
 
Yani menjelaskan, saat proses persalinan bayi sempat mengalami kesulitan. Tubuh bayi yang besar ini membuat bahu sulit keluar atau yang disebut dengan distosia bahu. Petugas medis melakukan berbagai upaya, termasuk menerapkan tekhnik mc robert. Dalam tekhnik ini, posisi ibu diubah agar memudahkan bayi keluar dari rahim.
 
Segala upaya kita lakukan. Bayi sempat tertahan sebentar karena distosia bahu. Tapi kurang dari lima menit," kata dia.
 
Dia menambahkan, pada bayi normalnya berbobot antara 2,5 hingga 4,2 kg. Dengan demikian bayi kemarin masuk kategori "giant baby" atau bayi raksasa. "Ini termasuk gian baby," kata dia.
 
Sementara itu, Fitriyah kemarin sudah bisa melakukan aktivitas mengasuh bayi di rumah orang tuanya. Dia dan suaminya, Muhamad Nur Ikhsan (28) tidak menyangka akan memiliki bayi raksasa. "Ngga nyangka anak saya besar sekali," kata dia.
 
Dia memastikan, bayi ini sudah langsung bisa menyusui 7 jam pasca persalinan. Hal ini membuat dirinya merasa tenang karena bisa dipastikan bayi tidak mengalami kelainan atau gangguan medis. Selain itu, bayi juga bisa langsung menangis pasca persalinan kemarin.
 
"Jam lima pagi sudah bisa disusui," katanya. (R02/Jpg)

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional