Raup Rp300 Juta Sebulan, Penghasilan Oknum Pungli Pasar Pagi Arengka Luar Biasa, Kata Da Am: TANGKAP!

Raup Rp300 Juta Sebulan, Penghasilan  Oknum Pungli Pasar Pagi Arengka Luar Biasa, Kata Da Am:  TANGKAP!
Aidil Amri

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Oknum pelaku pengli di jalur lambat Pasar pagi Arengka benar-benar kaya mendadak. 

Bayangkan, dalam  sehari dari 400 pedagang mereka bisa menghasilkan uang tak kurang dari Rp10 juta atau Rp300 juta dalam satu bulan.

Dapat dibayangkan, dalam beberapa tahun terakhir, sudah berapa miliar uang yang mereka kantongi dari hasil 'memajak ilegal' para pedagang dengan mengatasnamankan Pemko Pekanbaru.

Atas kemauan Tim Yustisi dan Satpol Pamong Praja Kota Pekanbaru membongkar praktik culas ini, DPRD Pekanbaru memberikan apresiasi.

Hanya saja, mereka meminta kepada penegak hukum, untuk segera menangkap pelaku pungli di Pasar Pagi Arengka tersebut.

Sebab, aksi mereka sudah meresahkan para pedagang, termasuk juga masyarakat pengguna jalan, yang merasa terganggu.

"Kita acungkan jempol, karena Satpol PP sudah berhasil membongkar praktek pungli yang terjadi selama ini di Pasar Pagi Arengka. Tentunya praktek ini sangat bertentangan dengan aturan hukum, sehingga pelakunya wajib diungkap. Kita dorong itu," tegas Ketua Fraksi Demokrat DPRD Pekanbaru Aidil Amri S Sos,  dilansir dari tribunpekanbaru, Kamis (12/10/2017).

Sebenarnya, kata Aidil, para pedagang tidak akan berani berjualan di tempat-tempat yang dilarang oleh pemerintah. Apalagi ada konsekuensinya. Namun karena ada oknum yang mengaku ngaku bisa mengamankan mereka berjualan di lokasi tersebut, dengan membayar upeti kepada oknum, membuat pedagang nekad berjualan.

"Kita pastikan ada lah yang membekinginya. Artinya, jika oknum tersebut ditangkap, ke depannya tidak akan ada yang berani berjualan di tempat terlarang tersebut. Sehingga persoalan di Pasar Pagi Arengka dipastikan clear," tutur Aidil.

Dicontohkannya, kasus pungli di Dinas PUPR Pekanbaru yang notabene-nya hanya Rp 10 juta, disidik Kepolisian. Apalagi kasus pungli di Pasar Pagi Arengka nilainya cukup fantastis, yakni hingga Rp 300 juta. Makanya, kasus seperti ini tidak boleh dibiarkan. "Kita harap, kasus seperti ini jangan dibiarkan. Sebab kalau tidak, akan banyak oknum-oknum nakal yang nekad bermain lagi, dengan mengatasnamakan pedagang," sebut Aidil lagi.(R04/tp) 

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional