PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Riau mengakui untuk saat ini masalah persiapan keberangkatan 5.050 Jemaah Calon Haji (JCH) tahun 1439 H/ 2018 M termasuk petugas ke tanah suci sudah tidak ada masalah lagi.
Segala persiapan sudah rampung, tinggal menunggu hari H keberangkatan.Keberangkatan JCH Provinsi Riau termasuk dalam kelompok atau gelombang ke II setelah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Untuk kloter I Provinsi Riau yang berangkat adalah Kota Pekanbaru pada tanggal 18 Juli 2018 pukul 10.00 wib dengan jumlah 442 JCH dan 3 orang petugas kloter dan 3 orang TPHD (Tim Pemandu Haji Daerah).
Kasi Pembinaan Haji dan Umroh Kemenag Riau, Asril Senin (09/07) di ruang kerjanya mengatakan, segala persiapan sudah rampung semua. Adapun persiapan yang paling utama terhadap keberangkatan JCH adalah masalah paspor. Seluruh paspor JCH sudah rampung semua.
"Sekarang seluruh paspor JCH Riau sudah berada di Jakarta semua. Waktu dekat akan dikirim lagi ke Pekanbaru, dan dilalukan pengecekan lagi untuk di bawa ke Batam dan setelah itu dibagikan pada seluruh JCH," sebutnya sembari mengakui kembali masalah ini sudah tidak ada masalah lagi.
Kemudian mengenai kesiapan kopor JCH juga sudah tidak ada masalah juga. Untuk saat ini sudah dipegang oleh masing-masing JCH melalui Kemenag yang ada di seluruh Kabupaten/Kota yang diberikan oleh Kemenag Provinsi Riau.
"Begitu juga kopor untuk seluruh petugas haji yang ada, sudah dibagikan semua," kata Asril juga.Persiapan lain adalah masalah manasik haji bagi JCH. Untuk saat ini kegiatan sedang berjalan di masing-masing Kecamatan yang ada di seluruh Kabupaten/Kota di Riau.
"Dalam waktu tidak lama atau menjelang keberangkatan kegiatan manasik ini akan rampung," tambahnya.
Disampaikan juga, untuk kloter I JCH Riau yang berangkat, 18 Juli 2018 menurut rencana akan dilepas oleh Gubernur Riau pada pagi harinya dan sekira pukul 10.00 wib JCH Riau kloter I asal dari Kota Pekanbaru ini sudah terbang ke Madinah.
Secara lengkap jadwal keberangkatan JCH Riau yang telah disusun oleh Kemenag Riau adalah kloter I tanggal 18 Juli 2018, JCH dari Kota Pekanbaru dengan jumlah 442 orang ditambah 3 orang TPHD dan 5 orang petugas kloter, jadi jumlah keseluruhan 450 orang.
Untuk kloter II berangkat tanggal 20 Juli 2018 dari Kabupaten Ibdragiri Hilir dengan jumlah 443 orang ditambah 2 orang TPHD dan 5 orang petugas kloter, jumlah keseluruhan 450 CJH.
Kloter III tanggal 21 Juli 2018 dari Kabupaten Bengkalis dan Indragiri Hulu. Jumlah JCH Bengkalis 232 orang, dari Indragiri Hulu 210 ditambah 3 dari TPHD dan 5 petugas kloter, jumlah keseluruhan 450 orang.
Untuk kloter IV berangkat tanggal 22 Juli 2018 dari Kabupaten Kampar dengan jumlah 442 JCH ditambah 3 orang TPHD dan 5 orang petugas kloter, jumlah keseluruhan 450 orang.
Kloter V tanggal 24 Juli 2018 dari Kota Pekanbaru dan Kampar. Pekanbaru berjumlah 45 JCH dam Kampar 398 CJH, 2 orang TPHD dan 5 orang petugas kloter, jumlah keseluruhan 450 orang.
Kloter VI berangkat tanggal 25 Juli 2018 dari Kota Pekanbaru dengan jumlah 443 JCH ditambah 2 orang TPHD dan 5 orang petugas kloter, jumlah keseluruhan 450 orang.
Kloter VII berangkat tanggal 26 Juli 2018 dari Kabupaten Bengkalis 196 CJH, Indragiri Hulu 120 CJH dan Kabupaten Indragiri Hilir 126 JCH ditambah oetugas TPHD 3 orang dan 5 orang petugas kloter, jumlah seluruhnya 450 orang.
Kloter VIII berangkat tanggal 27 Juli 2018 dari Kabupaten Indragiri Hilir 73 orang, Kota Dumai 173 orang dan Kuansing 195 ditambah TPHD 4 orang dan 5 orang pwtugas kloter, jumlah keseluruhan 450 orang.
Kloter IX berangkat tanggal 29 Juli 2018 dari Kabupaten Siak 218 orang dan Rokan Hilir 223 orang ditbah 4 TPHD dan 5 petugas kloter, jumlah keseluruhan 450 orang.
Kemudian untuk gelombang II ada kloter X tanggal 3 Agustus 2018 dari Kota Pekanbaru 123 orang, Dumai 9 orang,Siak10 orang ditambah 1 TPHD dan 5 orang petugas kloter, jumlah keseluruhan 148 orang.
Kloter XI tanggal 4 Agustus 2018 dari Kabupaten Pelalawan 362 orang dan Meranti 79 orang ditambah 4 orang petugas TPHD dan 5 orang petugas kloter, jumlah keseluruhan 450 orang.
Kemudian kloter XII berangkat tanggal 5 Agustus 2018 dari Kabupaten Kampar 18 orang, Rokan Hulu 39 orang, Pelalawan 25 orang ditambah 2 orang TPHD dan 5 orang petugas kloter, jumlah semua 449 orang.
Kloter terakhir atau XIII tanggal 13 Agustus 2018 dari Kota Pekanbaru 8 orang, Dumai 2 orang, Kuansing 2 orang ditambah 1 orang TPHD, petugas kloter tidak ada, jumlah seluruhnya 13 orang. (R07/Mcr)
Listrik Indonesia

