PERAWANG (RIAUSKY.COM)- Lakalantas terjadi di Kilometer 12 Minas Perawang, Rabu (22/8/2018) pagi sekitar pukul 09.30 WIB.
Seorang pengguna sepeda motor Honda Supra BM 6512 AZ bernama Herman (47) dilaporkan meninggal dalam peristiwa tersebut setelah sepeda motor yang dia gunakan bertabrakan dengan Toyota Avanza BM1240 EN yang melintas dari arah minas menuju Perawang.
Kecelakaan lalu lintas tersebut diduga terjadi akibat sopir Avanza yang bermuatan enam orang penumpang mengantuk dan oleng ke kanan jalan. Sementara tepat di depannya, sepeda motor yng dikendarai korban melintas.
Dalam posisi yang sangat dekat, kecelakaan tak dapat terhindarkan. Korban dan sepeda motornya terpental ke tepi jalan dan dilaporkan meninggal di tempat kejadian.
“Peristiwanya di Jalan Lintas Minas Perawang tepatnya di kilometer 12, pada saat insiden itu terjadi diketahui seorang pengendara sepeda motor tak dapat tertolong hingga meninggal ditempat kejadian tersebut,” kata Kapolres Siak AKBP Ahmad David SIK melalui Kasat Lantas Polres Siak AKP Agustinus Candra Pietama.
Kasat Lantas Polres Siak menyebutkan, awalnya, mobil Toyota Avanza BM 1240 EN yang oleh Md (39) yang membawa 6 orang penumpang tersebut datang dari arah Minas menuju arah Perawang. Sesampainya di tempat kejadian dalam posisi jalan lurus tiba-tiba mobil Toyota Avanza tersebut hilang kendali dan masuk ke badan jalan sebelah kanan.
Dalam posisi tersebut, saat bersamaan dari arah berlawanan datang satu unit sepeda motor Honda Supra X BM 6512 AZ.
Karena jaraknya sudah dekat insiden itu tidak dapat dihindarkan lagi hingga terjadi kecelakaan.
Sejauh ini diduga, sopir dalam keadaan mengantuk. Di dalam mopbil Avanza ada enam orang penumpang santri dari sebuah pesantren.
Sementara itu, sementara diketahui kalau korban bernama Herman (47), warga Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru. Dia meninggal karena diduga mengalami benturan keras pada bagian kepala. (R09)
Listrik Indonesia

