Ada-ada Aja, Tak Terima Dirazia Polantas, Emak-emak Main ‘Jambak’ Rompi Polisi, Ini Videonya

Ada-ada Aja, Tak Terima Dirazia Polantas, Emak-emak Main ‘Jambak’ Rompi Polisi, Ini Videonya
RA terekam video saat melawan polisi lalulintas.

RIAUSKY.COM - Sebuah video yang memperlihatkan cekcok antara seorang ibu-ibu dengan petugas polisi lalu lintas beredar di media sosial. Akun Facebook Yuni Rusmini, menjadi satu di antara yang mengunggah video tersebut. 

Insiden berawal saat petugas menghentikan sepeda motor plat merah yang dikendarai wanita itu, diduga karena pengendara tidak mengenakan helm. Oknum Polantas kemudian mencabut kunci kontak sepeda motor sehingga membuat wanita itu mengejarnya. 

Dia merepet-repet dan meminta polisi mengembalikan kunci kontak tersebut serta menahan pengendara lainnya yang juga melanggar peraturan. 

“Mari-mari (minta) kunci saya,” ujar wanita tersebut sembari menarik rompi petugas seperti dilansir Metro24jam.com. 

Sementara itu seorang rekan petugas terdengar mengatakan, “Koyak itu, bikin pengaduan!” Ucapan itu malah membuat perempuan tersebut malah semakin marah dan mengatakan, “Ahhh…Banyak kali cerita bapak…!” Akhirnya ucapan wanita yang diduga PNS itu, berujung cekcok mulut dengan oknum Polantas yang tidak terlihat dalam kamera. 

Dari keterangan video, peristiwa itu terjadi di Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara. Dan melihat seri plat kendaraan, peristiwa itu memang benar terjadi di sana. 

Berdasarkan keterangan seorang warga, sudah merupakan hal yang lumrah jika pengendara sepeda motor tidak mengenakan helm di kota itu. “Sudah biasa itu di sini. Kebanyakanlah yang tak pakai helm dari pada tidak,” sebut Yuda.

Belakangan terungkap kalau identitas wanita ASN yang videonya melawan petugas kepolisi viral di media sosial beberapa waktu lalu. Dia adalah Kasi Pembinaan Dinas Perpustakaan Tanjungbalai berinisial RA. 

Walikota Tanjungbalai, H Muhammad Syahrial, memerintahkan Inspektorat dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) memanggil oknum ASN yang telah memarahi, menarik rompi dan mencakar leher personel Satlantas Polres Tanjungbalai saat melakukan razia. 

“Jujur saya sangat kecewa dengan perilaku yang dilakukan oleh oknum ASN tersebut. Itu telah memberikan citra buruk dan mencoreng nama Pemerintah Kota Tanjungbalai,” tegasnya. 

Dengan adanya peristiwa itu, Syahrial mengimbau agar seluruh ASN di lingkungan Pemko Tanjungbalai agar tidak meniru hal serupa dan mematuhi peraturan lalulintas dengan memakai helm dan perlengkapan lainnya saat berkendara di jalan. 

“ASN harus memberikan contoh yang baik bagi masyarakat saat berkendara di jalan. Jika masih ada juga ASN yang melakukan dan melanggar hal serupa akan dikenakan sanksi yang sama. Kepada pihak kepolisian kami berharap dapat memproses hal ini sesuai UU dan peraturan yang berlaku,” pungkasnya. (R03)

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional