Diteriakin Razia Balap Liar, Seorang Pelajar di Duri Tewas, Rekannya Kritis Alami Luka Parah

Diteriakin Razia Balap Liar, Seorang Pelajar di Duri Tewas,  Rekannya Kritis Alami Luka Parah
Kedua korban saat terkapar setelah menghantam median jalan di depan Hotel Amadeo Kota Duri, Ahad (28/10/2018) dinihari tadi.

DURI (RIAUSKY.COM)– Untuk tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Hanya gara-gara takut tertangkap razia balap liar, seorang pelajar SMP tewas setelah sepeda motornya selip dan menghantam median jalan. 

Sedangkan  seorang rekannya dilaporkan mengalami luka parah dan hingga saat ini masih dalam kondisi kritis dan terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Kota Duri.

Peristiwa ini terjadi Ahad (28/10/2018) dinihari, pukul 00.30 WIB dinihari di  Jalan Hang Tuah Duri, Kabupaten Bengkalis.

Awalnya, korban, Gusti Adetira (15) dan rekannya Johanes (14) sedang asyik bersama puluhan pemuda lainnya sedang menyaksikan aksi balap liar di ruas jalan Hangtuah, Kota Duri. 

Tiba-tiba melintas seorang pengendara sepeda motor (yang tidak diketahui identitasnya) melintas di depan mesjid arafah mengarah ke simpang mawar sambil berteriak, ada patroli. 

Diduga karena takut tertangkap karena membawa sepeda motor Jupiter MX tanpa nomor polisi, Gusti langsung menghidupkan sepeda motor dan langsung tancap gas dengan kecepatan tinggi meninggalkan lokasi balapan bersama Johannes di bagian belakangnya. 

Namun, saat berada di Jalan Hangtuah tepatnya di depan Hotel Amadeo, Duri, kondisi jalan menikung  ke kiri dari arah kedatangannya, sepeda motor yang dikendarai korban diduga selip dan motor hilang kendali dan menghantam median jalan berupa pot bunga.

Diduga akibat benturan keras dengan median jalan itu, korban langsung meninggal dunia di tempat. Sementara rekannya, Johannes tidak sadarkan diri dan dilarikan warga ke rumah sakit.

Kapolres Bengkalis AKBP Yusuf Rahmanto melalui Kasat Lantas yang diwakilkan oleh Kanit Lakalantas IPTU Edwi Sunardi kepada Dumai Pos, Ahad (28/10) membenarkan kecelakaan lalu lintas yang menewaskan korban dan seorang rekannya mengalami luka parah. 

Korban tersebut meninggal dunia ditempat dengan kondisi mengalami luka serius.

“Kejadian lakalantas pada Ahad (28/10) sekitar pukul 00.30 WIB dini hari di Jalan Hang Tuah tepatnya di Hotel Amadeo kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis. 

Kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut yaitu sepeda motor yamaha jupiter MX tanpa plat nomor yang dikendarai oleh Gusti Adetira (15) berstatus pelajar kelas III SMP bertempat tinggal Jalan Bakti Desa Air Kulim Kecamatan Bathin Solapan kilometer 9 dan rekannya bernama Johanes (14) berstatus pelajar kelas II SMP yang bertempat tinggal sama alamatnya dengan Gusti. 

Korban ini saat itu sedang menonton Balapan Liar (bali) di Jalan Hang Tuah dan sedang nongkrong di pinggiran jalan,” terang Kanit lakalantas Polres Bengkalis IPTU Edwi Sunardi.

Tiba tiba datang sepeda motor (yang tidak diketahui identitasnya) melintas didepan mesjid arafah mengarah ke simpang mawar sambil berteriak ada patroli sehingga pengendara sepeda motor Yamaha Jupiter MX tapol yang dikendarai oleh Gusti tersebut berboncengan dengan Johanes kabur dengan kecepatan tinggi dengan kondisi jalan tikungan kekiri dari arah kedatangannya.

Pada saat itu pengendara sepeda motor Jupiter MX tapol tersebut hilang kendali (out off control) tidak bisa mengendalikan kendaraannya sehingga menabrak median jalan (pot bunga) sehingga terjadi kecelakaan tunggal hingga korban terjatuh. 

Akibatnya, lakalantas tersebut Gusti meninggal dunia ditempat sementara Johanes mengalami luka berat dan sekarang masih dalam perawatan pihak rumah sakit, “ungkapnya.

Korban Gusti yang telah dibawa ke rumah duka yang mana akan disemayamkan di rumah orang tuanya untuk dilakukan pemakaman oleh pihak keluarga. Sementara korban Johanes masih dalam masa perawatan pihak medis karena mengalami luka cukup serius.(R05)

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional