RIAUSKY.COM - Sungguh malang nasib yang dialami seorang pria lajang yang nekat melompat ke aliran sungai lantaran sang kekasih menikah dengan orang lain.
Pria bernama M Sukri alias Yusup (34) itu akhirnya ditemukan mengambang tanpa busana setelah terseret arus Sungai Asahan, Selasa (30/10/2018) pagi.
Mayat pria yang tercatat beralamat di Komplek Perumahan Depag, Jalan Anwar Idris, Kelurahan Bunga Tanjung, Kecamatan Datuk Bandar Timur, Kota Tanjungbalai ditemukan oleh warga persis di bawah haluan sebuah kapal motor (KM) nelayan, yang sedang sandar di depan PT Pelindo Teluk Nibung, Tanjungbalai.
Warga sekitar sempat heboh saat pertama kali jasad kaku tersebut ditemukan, karena tak seorang pun yang mengenalnya.
Namun, berselang satu jam kemudian identitasnya dipastikan setelah pihak keluarga datang melihat jasadnya terbaring kaku di kamar mayat RSUD Tengku Mansyur, Tanjungbalai.
Wakapolres Tanjungbalai, Kompol Edi Bona Sinaga, didampingi Kanit Reskrim Polsek Teluk Nibung, Iptu Syahril, Rabu (30/10/2018) membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.
“Jenazahnya baru tiba dikamar mayat RSUD T.Mansyur Kota Tanjungbalai ini sekitar pukul 12.15 Wib. Dari hasil pemeriksaaan tidak ada ditemukan tanda-tanda penganiayaan,” beber Kompol Edi Bona Sinaga sebagaimana dilansir Metro24jam.com.
Hal senada juga dikatakan oleh Kanit Reskrim Polsek Teluk Nibung Iptu Syahril. Menurutnya identitas pria tersebut baru diketahui setelah pihak keluarganya datang melihat ke instalasi jenazah RSUD T Mansyur.
“Jenazah diambil oleh pihak keluarganya setelah terlebih dahulu dimintai keterangan dan membuat surat pernyataan tidak keberatan dan mayat tersebut tidak dilakukan otopsi,” katanya.
Dijelaskan Iptu Syahril, mayat tersebut ditemukan mengapung di pinggiran bantaran Sungai Teluk Nibung, persis depan Kantor PT Pelindo Kota Tanjungbalai, di bawah haluan sebuah boat nelayan yang sedang sandar.
Sementara itu Syahril (27), adik kandung Sukri di RSUD T Mansyur Kota Tanjungbalai membenarkan bahwa jenazah itu adalah abangnya sudah tak pulang selama beberapa hari.
“Abang ku itu kerjanya ke laut ikut pukat tuamang, pulang hari itu bang. Dia pergi dari rumah sudah seminggu lalu,” kata Syahril.
Lanjut Syahril, belakangan ini, abangnya yang merupakan putra ketiga dari 10 bersaudara itu terlihat seperti frustrasi.
“Ku rasa gara-gara dia ditinggal nikah pacarnya tiga hari lalu. Ceweknya orang Kampung Baru. Orang itu sudah pacaran selama 12 tahun,” beber Syahril.
Sebelum ditemukan warga tewas mengambang tanpa busana di aliran sungai Teluk Nibung, sambung Syahril, abangnya itu disebut melompat dari boat Tuamang yang ditumpanginya semasa melaut.
“Kata sepupu ku seperti itu. Dia sengaja melompat bang. Kami taunya kabar abangku ini dari FB bang. Ciri-cirinya memakai kalung di leher dan memakai gigi palsu,” pungkasnya.
Terpisah, Awaludddin (58) yang merupakan orangtua kandung Sukri, ketika ditemui sedang membuat surat pernyataan di Mapolsek Teluk Nibung, mengaku tidak mengetahui soal penyebab kematian putranya itu. Apalagi, soal hubungan asmara putranya itu dengan seorang perempuan. (R02)
Listrik Indonesia

